by

Andi Muliati Achmad, Wanita Pertama Komandan Paskibra Sulawesi Selatan

-Fajar, Headline-1,129 views

FAJAR.KORAN.CO.ID, MAKKASSAR  —  Menjelang peringatan Proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia yang Ke-76 ini, mungkin ada yang bertanya, siapa wanita pertama menjadi “Komandan” Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) di Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel).

Foto bersama pelatih setelah sukses menjalankan tugas sebagai pasukan pengibar bendera.

Dia adalah Andi Muliati Achmad, SH, MH, yang kini sehari-harinya bertugas sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros.

Andi Muliati Achmad bersama suami, Latkol Sus Husban Abady.

“Saya teringat 34 tahun yang lalu, tepatnya tahun 1987. Sebagai salah serang siswi yang terpilih untuk menjadi Paskibra tingkat provinsi, menjadi kebanggaan tersendiri, termasuk keluarga, maupun sekolah,” kenang Andi Muliati Achmad, yang dihubungi, Minggu (15/8) malam.

Keluarga Letkol Sus Husban Abady/Andi Muliati Achmad.

Yang lebih membanggakan lagi ketika dipilih dan ditunjuk pelatih sebagai “komandan” Paskibra. “Sedikit kaget juga, sebab biasanya yang ditunjuk adalah dari pria atau lelaki,” ungkapnya.

Di tengah rasa kaget itu, Andi Muliati mengakui, cukup marasa bangga, sebab dalam hati di berkata, dirinya merupakan wanita pertama menjadi Komandan Paskibra di Provinsi Sulawesi Selatan. “Sekalipun diliputi rasa was-was mengingat ini tanggung jawab besar dan tidak ada boleh yang salah, tapi tekad dalam hati, ini harus sukses, dan saya akan tunjukkan itu,” jelasnya.

Boleh jadi, Andi Muliati merupakan pewaris darah Paskibra. Betapa tidak, dua putrinya mengikuti jejaknya sebagai Paskibra. Putri keduanya Nurul Maghfirah Amaliyah, S. I.Kom., bertugas sebagai Pasukan Pengibar Bendera di Kabupaten Maros pada tahun 2014, dan Putri ketiganya Nurul Khalishah Auliyah bertugas  sebagai Pasukan Pengibar Bendera di Kota Makassar  tahun 2021 ini.

Andi Muliati mengakui, untuk terpilih sebagai Pasukan Pengibar Bendera tingkat Provinsi Sulawesi Selatan, tidaklah mudah. “Harus melalui seleksi yang cukup ketat, mulai seleksi tingkat kabupaten sampai seleksi di tingkat Provinsi,” ungkapnya.

Lebih lanjut wanita kelahiran Selayar ini mengatakan, ketika lulus seleksi di tingkat Provinsi dan mengikuti seluruh rangkaian latihan, maka terpilihlah sebagai Komandan Paskibra dan tercatat sebagai wanita pertama yang menjadi Komandan Paskibra Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan.

News Feed