by

Startup Ekosistem Nutrisi Prioritaskan Petani Lokal

Achmad Sugiarto

KORAN.FAJAR.CO.ID– Startup dengan beragam jenisnya mulai membangun ekosistemnya di Indonesia. Salah satu yang terbaru adalah startup membantu ekosistem nutrisi.

Kebutuhan nutrisi saat ini menjadi perhatian karena bertepatan dengan masa pandemi Covid-19, di mana semua orang membutuhkan nutrisi untuk memperkuat imun menghadapi serangan virus corona. Namun demikian, kebutuhan nutrisi harus juga memperhatikan beberapa hal agar memberikan nilai manfaat lebih. Salah satunya adalah memprioritaskan produk lokal.

“Startup akan berkembang bila berhasil mengambil positioning yang bagus, membantu pemerintah dan masyarakat dalam ekosistem, mumpung bulan Kemerdekaan RI ke-76, bagaimana pun harus memprioritaskan hasil produk dalam negeri. Di negeri kita ini tak kalah dari produk impor. Momen ini bisa membantu petani, mendorong mereka produksi buah atau tanaman bernutrisi tinggi, serta menggerakkan mereka yang membutuhkan pekerjaan akibat pandemi” kata Akselerator Startup juga CSO Telkom 2019-2020, Achmad Sugiarto, dalam rilisnya yang diterima fajarkoran.co.id, Minggu, 15 Agustus 2021.

Achmad Sugiarto yang akrab disapa Anto ini meyakinkan startup penggiat nutrisi adalah salah satu yang sangat berpeluang berkembang. Secara umum, Anto mengingatkan agar startup menjaga kapabilitas, kemampuan menggerakkan ekosistem dan pembinaan daya saing. Juga diperlukan kekuatan sinergi dalam ekosistem, baik tingkat nasional hingga daerah. Hal itu menjadi vital dalam menciptakan terobosan dan inovasi startup untuk masyarakat.

Startup yang bergerak di bidang ekosistem nutrisi ini adalah Freshvo.id. CEO Freshvo.id, Regina Michel Putri mengatakan, sebagai penyedia aplikasi, pihaknya harus mampu berperan sebagai integrator, mediator dan advisor yang  menggalakkan edukasi tentang pentingnya nutrisi yang benar. Mereka telah membuat pilihan nutrisi sesuai kebutuhan masyarakat, seperti buah-buahan, sayuran, protein hingga bumbu.

Tak itu saja, mereka juga mendukung kebutuhan sembako, membantu distribusi hasil panen alpukat mentega, duku, mangga dan buah-buahan bernutrisi tinggi. Adapun wilayah pelayanannya menjangkau Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Bandung dan Jogja.

“Kami akan terus bergerak memperluas jangkauan, membantu kebutuhan masyarakat dalam PPKM, dan terus meningkatkan layanan digital,” tandasnya. (rls/aha)

News Feed