oleh

Sukses Peringatan “Asyura” di Irak

-Event, Fajar-218 views

FAJAR.KORAN.CO.ID, BAGHDAD –- Otoritas Keamanan Irak mengklaim sukses mengamankan perayaan Hari Asyura yang berpusat di Kota Suci Syiah, Karbala pada tanggal 10 Muharram 1443 H bertepatan dengan tanggal 19 Agustus 2021.

Kesuksesan ini dirasa sangat berharga, mengingat perayaan tahun ini dilaksanakan di tengah ancaman serangan teroris ISIS dan bahaya penyebaran Covid-19, terlebih lagi Wali Kota Karbala ditembak mati di saat menertibkan pelanggaran aturan tata kota pada tanggal 10 Agustus 2021 lalu.

Direktur Kajian Timur Tengah, Amirullah Kandu melaporkan, di kota Najaf sebagai kota suci kedua bagi Kaum Syiah, peringatan Hari Asyura juga berlangsung aman. Gubernur Najaf Luai Al-Yasiri mengkonfirmasi telah mengerahkan 23.000 aparat keamanan dan 1000 pos layanan peziarah.

Sukses pengamanan Hari Asyura tahun ini dianggap sebagai bukti persatuan dan kesatuan masyarakat dengan unsur-unsur aparat keamanan, baik itu dengan kalangan militer, kepolisian maupun dengan kelompok ­Al-Hasyad Al-Sya’bi (kelompok bersenjata dari kalangan warga sipil).

Pemerintah Irak secara resmi mengumumkan libur nasional pada hari Kamis 19 Agustus 2021, dan beberapa provinsi seperti Provinsi Karbala dan Najaf bahkan lebih awal telah menetapkan tanggal 18 dan 19 Agustus 2021 sebagai hari libur lokal untuk menyambut peringatan Hari Asyura.

Peringatan Hari Asyura selalu diramaikan dengan pembagian makanan dan minuman gratis oleh jamaah Syiah di sepanjang jalur yang dilewati oleh peziarah menuju kota Karbala.

Pembagian makanan dan minuman tidak hanya terbatas kepada para peziarah di jalan, namun juga menjangkau masyarakat fakir miskin. Tradisi pakaian putih dan melukai tubuh pun tidak ketinggalan, meski terjadi perdebatan di kalangan kaum Syiah. Tradisi melukai tubuh adalah penghayatan terhadap penyiksaan yang dialami oleh Imam Husein pada saat diserang oleh pasukan Yazid bin Muawiyah dan terbunuh di Karbala.  (rls/mukhlis/fajar)

News Feed