oleh

Teman Bus, Solusi Macet Pengganti Busway

FAJAR.KORAN.CO.ID, MAKASSAR  — Kota Makassar pernah berharap moda transportasi darat yang efisien dengan kehadiran busway. Seiring waktu, program itu gagal mengurai kemacetan dan polusi di kota metropolitan.

Persoalan tersebut diharapkan teratasi melalui program Buy The Service (BTS) yang diberi nama Transportasi Ekonomis, Mudah, Andal dan Nyaman (Teman) Bus, yang diluncurkan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI.

Program yang telah berjalan di lima kota yakni Medan, Palembang, Surakarta, Yogyakarta dan Denpasar ini lambat laun mengurai kemacetan dan efektivitas mobilitas warga. Kemenhub sendiri kembali akan meluncurkan program tersebut di lima daerah salah satunya di Makassar.

“Bercermin pada kota dunia memang diharapkan ada transportasi publik yang aman, nyaman, efisian dan terjangkau,” kata Wali Kota Makassar, Muh Ramdhan (Danny) Pomanto via webinar dalam Program Teman Bus untuk Konektivitas Kawasan Perkotaan di Makassar” yang digelar Direktorat Jenderal Perhubungan Darat, Jumat, 20 Agustus.

Pemkot Makassar, menurutnya, membuka diri dan siap bekerja sama menyukseskan Program BTS Teman Bus ini.

Dukungan sama disampaikan Sekretaris Provinsi (Sekprov) Sulsel, Abd Hayat Gani. Nantinya, BTS ini melayani empat rute yaitu;  Terminal Mallengkeri – UNHAS (melalui Jl. Metro Tj. Bunga), Mall Panakkukang – Bandara Sultan Hasanuddin, Kampus 2 PNUP – Kampus 2 PIP dan jalur Pelabuhan Soekarno Hatta – UIN Samata, dengan 87 unit bus dan 261 titik halte atau bus stop.

Dirjen Perhubungan Darat, Budi Setiyadi menyampaikan, program ini merupakan embrio dari sistem transportasi massal berkelanjutan. Tujuannya untuk menghadirkan bus yang aman dan nyaman, serta memiliki kepastian jadwal dan ketersedian bus paling tidak setiap 10 menit.

“Juga bisa dimanfaatkan bagi para pengelola bus, koperasi, atau gabungan dari beberapa orang yang tadinya punya angkot namun sudah tidak produktif, bisa mengajukan diri untuk menjadi pengelola agar tetap mempunyai usaha dan penghasilan,” terang Budi.

Sementara itu, dalam hal teknis operasionalnya, Direktur Angkutan Jalan, Ahmad Yani turut memaparkan detil operasional layanan Teman Bus di Makassar. “Bus yang kita siapkan adalah low deck, dengan bus ukuran sedang. Layanan Teman Bus ini juga sudah dilengkapi dengan aplikasi Teman Bus 2.0 untuk penumpang sehingga diketahui posisi bus sudah dimana,” pungkasnya. (nsrn/mukhlis/fajar)

News Feed