oleh

Waooowwwww, Nilai Panen Padi di Kabupaten Wajo Bisa Tembus Rp2,5 Triliun

Amran juga mendorong kepada masyarakat untuk bisa mengembangkan pertanian terpadu di lahan milik mereka masing-masing. “Kami akan bantu dan bimbing bagi masyarakat yang ingin menerapkan pertanian terpadu di lahan masing-masing. Tapi, yang betul-betul serius,” ucap Amran.

“Jadi pertanian terpadu itu bukan hanya untuk lahan milik desa dan kelurahan, tapi lebih kepada masyarakat. Ini adalah bentuk upaya kita agar bisa meningkatkan produktivitas lahan yang ada. Jadi, selain bertanam padi, juga budi daya ikan, peternakan, ayam, misalnya,” tuturnya.

“Dengan begitu, pasti penghasilan kita juga akan meningkat. Ini terus kita dorong, apalagi di masa pandemi saat ini, pemulihan ekonomi menjadi prioritas pemerintah dengan tetap mengupayakan pemutusan mata rantai penyebaran Covid-19,” tambahnya.

Amran juga kembali mengingatkan tentang etos kerja kepada masyarakat, yakni kerja keras, kerja ikhlas, dan kerja keras. Hal itu, kata dia, harus hadir ketika ingin mencapai hasil maksimal.

“Allah tidak akan mengubah nasib seseorang, kalau bukan dia sendiri yang mengubahnya. Jadi selain menerapkan etos kerja yang saya sebutkan tadi, paling penting juga adalah tekad yang kuat dari kita untuk berubah ke arah yang lebih baik, tentunya dengan berharap dan berdoa hanya kepada Allah subhanahu wa taala,” ucapnya.

Sementara tokoh masyarakat sekaligus pemilik lahan pertanian yang hari ini melaksanakan panen raya, H. Bahar, menyampaikan terima kasih dan rasa syukur atas kesediaan Bupati Wajo untuk melaksanakan panen raya tanaman padi miliknya.

“Saya sangat bersyukur dan berterima kasih atas kesediaan Bapak Bupati untuk hadir dan melaksanakan panen di lahan kami. Apa yang disarankan tadi oleh beliau untuk menghadirkan peternakan akan kami upayakan. Memang pertanian terpadu ini adalah bentuk dukungan kami terhadap program beliau,” ucapnya dengan penuh kegembiraan.

Diketahui, dalam perjalanan menuju lahan pertanian terpadu yang ditempuh dengan berjalan kaki, masyarakat silih berganti sekadar menyapa dan bahkan mengajak berswafoto dengan Amran Mahmud. Ini sebagai bentuk keharuan atas kehadiran pemimpin mereka tersebut.

News Feed