by

Visitasi Kelayakan Pembukaan Prodi Sarjana Terapan (D-IV) Terapi Gigi FKG Unhas

FAJAR.KORAN.CO.ID, MAKASSAR –- Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Hasanuddin (Unhas) melaksanakan visitasi dalam rangka Pembukaan Program Studi Sarjana Terapan (D-IV) Terapi Gigi oleh Dewan Pengurus Pusat Persatuan Terapis Gigi dan Mulut Indonesia (DPP PTGMI), berlangsung secara virtual terhubung melalui aplikasi zoom meeting, Jumat (27/8).

Turut hadir Wakil Rektor Bidang Akademik Unhas (Prof. Dr. Ir. Muh. Restu, M.P.), Dekan FKG Unhas (drg. Muhammad Ruslin, M.Kes., Ph.D., Sp.BM (K)), beserta jajaran pimpinan di lingkup FKG Unhas. Adapun sebagai tim asesor DPP PTGMI, yakni Endang Purwaningsih, S.H., S.Si.T., M.Pd (Divisi Akreditasi Kolegium Terapi Gigi), Isa Insanuddin, S.Si.T., M.Kes (Divisi Akreditasi Kolegium Terapi Gigi), dan Yanti Rahayu, S.ST (Ketua Departemen Pendidikan, Pelatihan dan Pelayanan Profesi Terapi Gigi dan Mulut).

Mengawali kegiatan, Dekan FKG Unhas drg. Muhammad Ruslin, M.Kes., Ph.D., Sp.BM (K)., dalam sambutannya menjelaskan bahwa hadirnya Prodi Sarjana Terapan (D-IV) Terapi Gigi FKG merupakan bagian dari sumbangsih untuk terlibat dalam peningkatan kualitas sumber daya di Unhas.

“Kita memiliki pengalaman berkolaborasi bersama Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan. Program Studi Sarjana Terapan (D-IV) Terapi Gigi sangat perlu dihadirkan guna menghasilkan terapis gigi dan mulut, dan diharapkan dapat bekerja sama dengan kedokteran gigi dalam pengembangan pendidikan,” jelas drg. Ruslin.

Lebih lanjut, drg. Ruslin menambahkan lulusan sarjana terapan terapis gigi diharapkan mampu melaksanakan pelayanan terapi gigi dan mulut secara professional dalam lingkup kesehatan untuk peningkatan kualitas dan pelayanan, khususnya pada Rumah Sakit Gigi dan Mulut Unhas. 

Pada kesempatan yang sama Wakil Rektor Bidang Akademik Unhas Prof. Dr. Ir. Muh. Restu, M.P menyampaikan pengembangan program studi sarjana terapan sangat dibutuhkan di masyarakat. Sarjana terapan merupakan kolaborasi antara pendidikan akademik dan vokasional untuk mengembangkan keilmuan dan memberikan pelayanan yang optimal.

 “Unhas telah mendirikan lima prodi sarjana terapan pada berbagai fakultas. Pendidikan sarjana terapan terapi gigi diharapkan dapat melakukan pengabdian sebagai bentuk kepedulian terhadap permasalahan kesehatan gigi dan mulut di masyarakat dengan memberikan pelayanan profesional dan berkualitas,” jelas Prof. Restu.

News Feed