by

Kalla Toyota Tetap Beri Promo meski Insentif PPNBM Berakhir, Ini Besarannya

KORANFAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Suplai kendaraan pada September mendatang diprediksi mulai normal. Jatah pengiriman juga akan meningkat.

Akan tetapi, adanya penurunan insentif PPnBM akan membuat penjualan kembali menurun. Kalla Toyota pun, menyiasatinya agar stok yang cukup besar bulan tetap bisa terserap. Meski harus mengorbankan margin atau pendapatan dealer.

Chief Executive Officer (CEO) Kalla Toyota, Hariyadi Kaimuddin mengatakn, pada Agustus ini, ketersediaan stok memang tak sesuai permintaan. Pihaknya hanya mendapat jatah 1.500 unit saja, dari ATPM karena adanya keterbatasan produksi.

Namun permintaan meningkat. Akibatnya, mereka yang terpaksa membeli untuk jenis merek dan tipe tertentu yang kena kebijakan PPnBM harus menunggu lama. Padahal transaksi penjualan, diakuinya sedang naik-naiknya pada Agustus ini.

“Kondisinya sama seperti Maret 2021 lalu. Kita sudah terjual sebanyak 2.000 unit. Tetap suplai dari ATPM tak memenuhi kebutuhan,” bebernya, Senin, 30 Agustus.

Selain program EZ Deal, pihaknya tetap menyiapkan stimulus lain sebagai pengganti terpangkasnya relaksasi PPnBM. Ada diskon yang diberikan untuk pembeli. Meskipun jumlahnya tak sebesar seperti pengurangan harga atas dampak PPnBM 100 persen.

Diskon inipun dikorbankan dari margin atau keuntungan dealer. Menurutnya langkah ini dibutuhkan, untuk tetap menjaga penjualan. Agar masyarakat tak kaget dengan adanya penyesuaian harga lagi pasca aturan PPnBM 25 persen berlaku.

“Di saat diskon besar, stok minim. Sementara diskon berkurang, stok banyak. September nanti kita mendapat jatah suplai 2.000 unit lebih,” ungkapnya.

Dia menambahkan masih ada satu hari batas pembelian kendaraan untuk mendapatkan relaksasi PPnBM 100 persen. Namun mereka yang menesan unit dan mesti inden maka akan kena aturan harga baru yang nantinya berlaku September.

“Makanya kami arahkan pembeli untuk kemasan unit yang sudah ada. Karena kalau belum ada, maka akan menyesuaikan dengan harga yang baru mulai September mendatang,” tambahnya.

Benelli Pimpin Segmen Retro

Sementara Kalla Kars mencatat pencapaian positif pada market share Benelli segmen. Selama periode Januari-Juli 2021, motor brand asal Italia ini memimpin dengan perolehan market share sebesar 50 persen.

News Feed