by

Ketua Alumni IMM Sulsel Sebut AAS Figur Cawapres Ideal

-Fajar, Politik-226 views

FAJAR.KORAN.CO.ID, MAKASSAR –- Mantan Menteri Pertanian RI 2014-2019  Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman, MP, (AAS) masuk dalam survey Calon Wakil  Presiden (Cawapres) yang dirilis Fixpoll Indonesia beberapa hari lalu.  Namanya  bersama Sandiaga Uno disebut  sebagai representasi Indoneia Timur.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Keluarga Alumni Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Sulawesi Selatan (KAMI IMM  Sulsel), Abdul Rachmat Noer menyebut,  masuknya nama AAS sebagai  Calon Wapres  adalah sesuatu yang logis karena  kapasitas dan kompetensinya yang memang mumpuni untuk posisi tersebut.

“Saat ini, setelah Pak JK turun dari pusat kekuasaan, maka figur yang paling tepat mewakili Indoneisa  Timur  adalah Andi Amran Sulaiman,” ungkap Rachmat, Senin (30/8).

Rachmat menyebut, beberapa faktor yang menguatkan  yakni memiliki integritas  dan kredibilitas tinggi. Memegang teguh komitmen untuk mewujudkan masyarakat adil, makmur dan sejahtera, serta menentang keras perilaku yang merugikan rakyat seperti korupsi, kolusi dan, mafia pangan.

“AAS punya pengalaman dalam pemerintahan. Bahkan di periode beliau menjadi Mentan, Indonesia mampu melakukan swasembada pangan, meningkatkan ekspor  komoditas pertanian, memberantas mafia  pangan, dan sejumlah prestasi lainnya yang diakui dunia  internasional,” papar Sekjen  Kerukunan  Keluarga Turatea Jeneponto (KKTJ) ini.

Selain itu, lanjut Rachmat, AAS juga memiliki modal ekonomi yang sangat mapan, sehingga tidak perlu  tergantung kepada oligarki untuk pembiayaan kontestasi politiknya nanti.

Terpisah, Direktur PT Indeks Politica Indonesia (IPI) Suwadi Idris Amir menyatakan, dalam waktu dekat akan melakukan survei yang sama. Namun untuk tahap awal, lembaganya memulai dari kawasan Indonesia Timur yang meliputi 17 provinsi minus Bali.

Di antaranya Pulau Sulawesi, Kalimantan, Papua, Maluku, dan Nusa Tenggara. “Setelah itu, kita lakukan survei nasional untuk Capres-Cawapres meliputi basis tiga daerah, yakni Pulau Jawa, Kawasan Indonesia Timur, dan Kawasan Indonesia Barat,” pungkas Suwadi. (nsrn/mukhlis/fajar)

News Feed