by

BBIHP Dukung Pemerintah Tingkatkan Daya Saing Industri dengan Sertifikasi Produk Halal

-Bisnis, Fajar-194 views

KORAN.FAJAR.CO.ID, MAKASSAR –- Program Fasilitasi Halal yang telah diluncurkan oleh Menteri Perindustrian Republik Indonesia, Bapak Agus Gumiwang Kartasasmita pada tanggal 19 Agustus 2021 yang lalu.

Pada kesempatan tersebut, Menteri Perindustrian menyampaikan bahwa “Kementerian Perindustrian berkomitmen penuh untuk mewujudkan amanah perundang-undangan dalam memperkuat ekonomi nasional melalui pemberdayaan industri halal yang berfokus pada pengaturan, fasilitasi, pembinaan serta pengawasan industri halal.

Lebih lanjut beliau juga menyampaikan bahwa Industri halal telah menjadi tren global dan telah berkembang menjadi sektor manufaktur baru yang tumbuh menjadi bisnis global dengan pertumbuhan paling cepat dibandingkan sektor lain di seluruh dunia”.

Balai Besar Industri Hasil Perkebunan (BBIHP) melauching Serambi Halal sebagai inovasi terbaru dari layanan jasa teknis BBIHP dan dirangkaikan dengan menyelenggarakan Webinar Nasional dengan tema “Peningkatan Daya Saing Industri Melalui Sertifikasi Halal dan Pemberdayaan Industri Halal. Oleh Kepala Badan Standardisasi dan Kebijakan Jasa Industri (BSKJI) Dr. Ir. Doddy Rahadi, M.T. sekaligus sebagai Keynote Speech dan didampingi oleh Kepala Balai Besar Industri Hasil Perkebunan (BBIHP) Dr. Setia Diarta, M.T

Kepala Badan Standardisasi Kebijakan dan Jasa Industri (BSKJI) Kemenperin Doddy Rahadi menyampaikan, Kemenperin terus berupaya mendorong pengembangan industri halal dan memandang perlu penguatan seluruh rantai nilai industri halal (halal value chain), dari sektor hulu sampai hilir.

Tantangan yang dihadapi dalam program Jaminan Produk Halal antara lain masih banyaknya industri yang belum menerapkan sistem jaminan halal. Di tahun 2019, baru 35,6% unit usaha industri besar-sedang atau sekitar 11.182 industri yang tersertifikasi halal dari total industri besar-sedang, dengan proporsi terbanyak berada pada industri makanan dan minuman yaitu sebanyak 7.712 unit usaha industri besar sedang (24,6% terhadap total IBS).

Sementara itu, total Industri Menegah dan Kecil halal di Indonesia tahun 2019 sebanyak  2.31 Juta unit usaha (52,8% terhadap total IMK). Proporsi terbesar dikontribusikan oleh IMK sektor makanan dan minuman yaitu sebanyak 1,68 juta unit usaha (38.4 % terhadap total IMK).  Populasi penduduk muslim di Indonesia per Agustus tahun 2021 artinya perbulan ini berdasarkan dukcapil Kemendagri sebesar 231 juta jiwa atau 85 persen dari total populasi Indonesia.

News Feed