by

NPC Target Seribu Anak Yatim Disantuni di Palestina

KORANFAJAR.CO.ID, MAKASSAR-Dampak peperangan dan konflik berkepanjangan yang terjadi di Palestina kian menambah jumlah anak yatim dan menyebabkan kehidupan mereka sangat memperihatinkan, tidak mendapat kasih sayang serta kebutuhan hidup yang layak.

Atas keprihatinan itu, maka aktivis kemanusiaan dari Indonesia yang tinggal di kota Gaza, Abdillah Onim melalui Lembaga Nusantara Palestina Center – NPC menggagas sebuah program khusus yang fokus pada kesejahteraan anak yatim Palestina, yaitu program OTA (Orang Tua Asuh) Yatim Palestina.

Direktur NPC, Ihsan Zainuddin menjelaskan, program yang sudah dimulai sejak bulan Mei 2017 ini dilakukan secara jarak jauh alias anak yatim tetap berada di Palestina, tidak untuk dibawa ke Indonesia.

“Jadi peran dan tugas NPC adalah menghubungkan serta memonitor orang tua asuh di Indonesia dengan anak yatim di Palestina, sehingga dapat saling mengenal, terjalin komunikasi dan donatur dapat memantau perkembangan anak asuhnya di Palestina,” ujarnya.

Untuk penyaluran. Tim NPC di Palestina secara rutin mendistribusikan donasi OTA setiap 4 bulan sekali. Sedangkan sasaran penerima manfaat dari program OTA Yatim Palestina ini adalah mereka anak yatim hingga usia SMA atau Kuliah.

Peserta yang terdaftar hingga Agustus 2021 berjumlah 784 orang tua asuh dengan jumlah anak asuh 907 anak. Donatur OTA Yatim ini merupakan warga Indonesia di Indonesia atau WNI yang bermukim di negara lain seperti Amerika, Jerman, Korea, Belanda, Hongkong, Australia, dan Singapura, dll.

Menurutnya, melihat antusias serta respons positif masyarakat Indonesia terhadap program ini, maka, ke depan NPC bertekad meningkatkan jumlah penerima manfaat program OTA Yatim Palestina ini. “Target 1.000 anak yatim tersantuni hingga akhir tahun ini,” jelasnya.

Dia berharap ke depannya program ini terus berjalan dengan baik dan mendapat dukungan dari berbagai pihak. Sehingga melalui program OTA Yatim Palestina kita dapat membantu meringankan beban dan memenuhi kebtuhan hidup anak yatim Palestina dengan layak. (*)

News Feed