by

Prodi Magister Ilmu Linguistik FIB Unhas Meraih Akreditasi “Unggul” dari BAN PT

KORAN.FAJAR.CO.ID, MAKASSAR –- Hasil Asesmen lapangan dari BAN PT untuk Prodi Magister Ilmu Linguistik yang berlangsung tanggal 4-5 5 Agustus 2021 lalu, dengan Asessor Prof. Bahren Umar Siregar, Ph.D dan Ibu Dr. Seri Malini, SS, M.Hum, meraih predikat “UNGGUL” dari BAN PT. Informasi ini diperoleh dari BAN PT tertanggal 1 September 2021 melalui ketua LPMPP UNHAS.

“Pencapaian yang sangat menggembirakan ini patut disyukuri karena memerlukan waktu yang cukup lama untuk mempersiapkannya, mulai proses penyusunan borang, pengumpulan dokumen data, hingga asesemen lapangan diperlukan ketangguhan fisik dan mental dari tim penyusun borang prodi magister ilmu linguistik,” terang Dekan Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Unhas, Prof. Dr. Akin Duli, MA, Kamis (2/9). 

Menurutnya, Akreditasi “Unggul” yang diperoleh Prodi Magister Ilmu linguistik ini menyertakan harapan agar para alumni S1 dari berbagai disiplin ilmu, khususnya ilmu kebahasaan dapat memilih Prodi Magister Ilmu Linguistik FIB-Unhas untuk melanjutkan studi S2 (Magister).

Prof. Akin Duli memaparkan, Prodi ini membuka 3 kepeminatan yaitu (1) Linguistik Antropologi yang mengkaji berbagai aspek, seperti kajian bahasa dan budaya; linguistik forensik yang mengkaji penggunaan bahasa di media sosial dengan berbagai dinamikanya, pengkajian bahasa hukum dan untuk menjadi saksi ahli bahasa; bahasa dan gender yang mengkaji fenomena gender dan bahasa dalam lintas budaya; ekologi linguistik yang mengkaji hubungan bahasa dan lingkungan, serta peranan bahasa dalam menjaga lingkungan hidup; kajian bahasa dan budaya maritim, dan mata kuliah lainnya yang dapat menunjang kompetensi keilmuan dan wawasan untuk kondisi kekinian di pasar kerja.

(2) Kepeminatan filologi, yang fokus kepada kajian berbagai jenis naskah/manuskrip Lontara sebagai sumber pengetahuan lokal dan kearifan lokal etnik Bugis- Makassar. (3) Kepeminatan Sastra Arab, untuk mewadahi alumni S1 Sastra Arab agar dapat melanjutkan pengkajian bahasa arab dalam berbagai sumber seperti kajian isi Al-Qur’an.

Dari aspek ekologi linguistik dengan fokus pada penggunaan simbol flora (tumbuhan) dan fauna (binatang) yang terdapat pada nama-nama surah dalam Al Quran, serta filosofi penggunaannya; dan kajian semiotic (kajian penggunaan simbol dan tanda). 

News Feed