oleh

Ini Ancaman Hukuman Pengantar Jenazah Anarkis

“Pasal 170 KUHP dengan ancaman hukuman lima tahun penjara karena mengakibatkan kerugian terhadap korban berupa kekerasan terhadap barang-barangnya, dalam hal ini mobil pribadinya,” jelasnya.

Selain itu, polisi kata Rahman, semestinya memberikan pengawalan setiap pengantaran jenazah hingga ke tempat perkuburan.

“Jangan hanya pejabat saja yang diberikan pengawalan, hal-hal yang berhubungan kemasyarakatan juga perlu diberikan. Tujuannya untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan seperti ini,” sesalnya.

Kasatlantas Polrestabes Makassar AKBP Andi Kumara menyayangkan peristiwa itu terjadi. Sebab, hal itu sebenarnya bisa diantisipasi jika rombongan pengantar jenazah tersebut memberitahukan kepada kepolisian untuk meminta pengawalan hingga ke tempat tujuan akhir.

“Sudah ada itu diatur dalam UU No. 22 Tahun 2009 Pasal 135 tentang permohonan pengawalan di jalan raya. Artinya jika memang urgen silakan mengajukan ke pos polisi terdekat, atau bisa juga lewat petugas Bhabinkamtibmas setempat,” tukasnya.

Ia mengimbau agar setiap rombongan jenazah agar tetap mematuhi tata tertib berkendara. Imbauan ini diberikan sebagai respons terhadap aksi-aksi rombongan jenasah yang meresahkan masyarakat. (dwi)

News Feed