oleh

Demokrasi di Bilik “Remang-Remang”

Lalu, unsur pendukung yang ketiga dari tegaknya demokrasi adalah, aliansi kelompok strategis. Pada sisi ini, mensyaratkan  tiga kekuatan penting yang harus memperkuat jalannya  proses demokratisasi. yaitu partai politik, kelompok gerakan, pers yang bebas dan kaum Cendekiawan. Tiga kekuatan tersebut, mesti bergerak kearah startegis dalam penguatan demokarsi. Partai politik dengan berbagai kebijakan yang ada dalam Struktur kelembagaannya, idelanya mesti berhasil menopang jalannnya roda demokrasi.

Dalam konteks ini, maka kader-kader partai politik yang menduduki jabatan-jabatan strategis di dalam penyelenggaraan negara,  diharapkan mampu menghadirkan iklim yang demokaratis. Bukan malah mencederai roda demokrasi yang telah dibangun. Keteladanan politik dan kekuatan mengaktualkan secara riil aspirasi warga menjadi pekerjaan rumah yang harus diselesaikan. Selain partai politik, dalam konteks ini, penting juga peran  kelompok-kelompok gerakan dalam menata kualitas demokrasi. Kelompok gerakan yang dimaksud adalah kelompok gerakan yang orientasinya adalah pada proses pemberdayaan warganya seperti NU, Muhammadiyah, HMI, PMII, IMM, PMKRI, GMNI, dan organisasi mayarakat sejenisnya.

Tonggak selanjutnya dalam usaha memperkuat tegaknya demokrasi adalah, peran pers yang bebas dan bertanggung jawab. Wartawan  tidak boleh dikekang, dihalangi-halangi, diintimidasi, dikrimiminalisasi, dipukuli,  sepanjang wartawan bekerja sesuai dengan kode etik jurnaslistik. Pers juga harus maminkan peran sentral dalam usaha memberikan pencerahan kepada publik tentang berbagai hal. Pers harus objektif dalam mengangkat sebuah topik  pemberitaan. Selain itu, pers harus mampu memainkan peran penting untuk menangkal sengkarut berita hoaks yang kian masif terjadi dalam panggung dunia maya. Selanjutnya, unsur pendukung terakhir dari tegaknya demokarsi adalah kaum cendekiawan, akademisi atau masyarakat kampus. Masyarakat akademis mesti  berada pada posisi tengah, antara kekuasaan negara dan warga. Kaum terdidik harus menyentuh akar rumput (rakyat) tidak kaku dan membeku dalam ruang-ruang perpustakaan. (*)

News Feed