by

Penyerapan Dana Alokasi Khusus di Sulsel Minim

KORANFAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Penyerapan Dana Alokasi Khusus (DAK) di daerah sangat penting perannya. Realisasi kontrak kegiatan mendukung pertumbuhan ekonomi. Pengangguran pun dapat ditekan. Serapan dana alokasi khusus atau DAK fisik di Sulsel masih minim. Secara kontrak memang besar, tetapi realisasi fisik masih rendah.

Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) mencatat nilai kontrak yang didaftar seluruh pemeribtah daerah (pemda) di wilayah Sulsel mencapai Rp3,34 triliun. Persentasenya sekitar 93 persen dari alokasi yang disediakan Pemerintah Pusat sebesar Rp3,59 triliun. Namun, itu baru nilai kontak. Realisasi fisik masih rendah, yakni Rp866,97 miliar atau 24 persen.

Kepala Kanwil DJPb Sulsel, Syaiful mengatakan, realisasi pembayaran fisik baru 26 persen saja. Sementara yang telah dikontrakkan, sudah mencapai 93 persen. Menurutnya nilai realisasi menyesuaikan tahapan pembayaran masing kontrak.

Hanya saja, dia tak menampik lambatnya daerah memulai tender proyek khusus untuk DAK. Awalnya, batas penyetoran tender pada setiap daerah hingga 21 Juli. Namun, karena ada relaksasi, jadi diperpanjang hingga 31 Agustus.

“Relaksasi diberikan karena realisasi kontraknya masih rendah. Bisa dikatakan beberapa kontrak di pemda terlambat. Ada yang gagal kontrak, tidak ada pemenang karena tidak lolos verifikasi. Ada juga karena mepet waktu,” jelasnya kepada FAJAR, Senin, 6 September. (*)

Selanjutnya Baca FAJAR, edisi 7 September 2021

GRAFIS

Kontrak Besar Minim Realisasi

Kontrak dan penyaluran Dana Alokasi Khusus (DAK) di Sulsel hingga 3 September

Pagu DAK Rp3,59 T Realisasi Kontrak Rp3,34 T (93 %) Realisasi Serapan Rp866,97 M

Toraja Utara Pagu: Rp105,1 M Kontrak: Rp98,65 M (93,86 %) Realisasi: 21,97 M (20,90 %)

Tana Toraja Pagu: Rp126,13 M Kontrak: Rp106,16 M (84,17%) Realisasi: Rp21,93 M (17,39%)

Enrekang Pagu: Rp136,44 M Kontrak: Rp133,15 M (97,59%) Realisasi: Rp22,95 M (16,82%)

Pinrang Pagu: Rp98,63 M Kontrak: Rp88,37 M (89,60 %) Realisasi: Rp21,65 M (21,95 %)

• Parepare Pagu = Rp 56,22 M Kontrak = Rp 88,37 M (96,33%) Realisasi = Rp 14,22 M (25,30%)

News Feed