by

Bendungan Passelloreng Tingkatan Pertanian hingga Sektor Perikanan Air Tawar

KORANFAJAR.CO.ID, MAKASSAR-Bendungan Passelloreng yang akan diresmikan langsung oleh presiden Jokowi, Kamis, 9 September.

Infrastruktur ini dibangun dalam kawasan green belt yang nantinya dijadikan sebagai pengembangan sektor perikanan air tawar, dicanangkan menjadi destinasi wisata, dan konservasi sumber daya air.

Selain itu pembangunan bendungan ini juga akan melenggangkan langkah sulsel untuk menjadi lumbung pangan Nasional. Bendungan ini menghabiskan dana APBN sebesar Rp 793 Miliar, dengan jangka waktu pembangunan selama empat tahun.

Bendungan nantinya akan menambah luasan irigasi premium, yakni irigasi bersumber dari air bendungan untuk mengairi 8.510 hektare areal persawahan.

Selain untuk memajukan mutu pertanian Sulsel khususnya Wajo, bendungan akan dimanfaatkan sebagai infrastruktur pengendali banjir wilayah hilir Sungai Gilireng sebesar 1000 m3/detik.

Luas Genangan keseluruhan bendungan yang telah dibangun sejak enam tahun lalu itu mencapai 1,892, 47 hektare dengan kapasitas tampung 138 juta m3 bendungan akan menjadi sumber air baku di empat kecamatan Wajo dengan kapasitas aliran sebesar 200 liter per detiknya.

Kepala Satuan Kerja Bendungan Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan Jeneberang, Alexander Nandar mengungkapkan semua pembangunan fisik dan beberapa bagian dari bendungan sudah selesai.

“Sudah Rampung semua,bahkan airnya sudah penuh dan ditutup,” jelasnya.

Bendungan dijadwalkan akan diresmikan langsung oleh Presiden Joko widodo atau Jokowi yang akan turun langsung ke Wajo pada Kamis nanti tanggal 9 September 2021.

Nandar menjelaskan jika sudah melakukan persiapan sejak beberapa bulan yang lalu untuk menyambut kedatangan orang nomor satu di Indonesia itu.

“Kami sudah lakukan persiapan dari beberapa bulan lalu,” kata Nandar.

Kepala Biro Umum Pemprov Sulsel Idham kadhir mengungkapkan persiapan telah dilakukan untuk kunjungan kerja bapak infrastruktur indonesia itu, saat ini pihaknya sedang menanti kedatangan biro umum kesekretariatan presiden.

“Kami akan membahas rencana kunjungan kerja 9 September nanti, di Wajo, rencananya presiden akan tiba di bandara Galaktika, Kamis pagi, yang kemudian dilanjutkan terbang ke Wajo,” ungkap Idham.

News Feed