oleh

Makassar Biennale dengan Bincang Seni “Sangiang Serri”

KORANFAJAR.CO.ID, MAKASSAR-Museum MACAN dan Makassar Biennale menggelar bincang seni “Sangiang Serri, Sekarang Seterusnya!”, di Floom, Jalan Onta Lama No. 70 Makassar, Rabu, 8 September 2021, pada pukul 15.30 WITA.

Bincang seni itu menghadirkan Muchlis Lugis (Perupa), Anwar Jimpe Rachman (Direktur Makassar Biennale), dan Asri Winata (Asisten Kurator, Museum Macan).

“Sangiang Serri” merupakan seri karya cukil kayu Muchlis Lugis, perupa Makassar yang terlibat dalam proyek seni “Present Continuous/Sekarang Seterusnya”, kerja bersama Museum MACAN dengan beberapa organisasi seni berpengaruh di Indonesia.

Karya Muchlis bertajuk “Sangiang Serri” mengangkat pertautan narasi folklor masyarakat Sulawesi Selatan dengan fokus Makassar Biennale pada kehidupan-kehidupan yang ada di Garis Wallacea (Wallacea Line).

Direktur Makassar Biennale, Anwar Jimpe Rachman, mengatakan, dalam perhelatan MB 2021 karya Muhlis juga turut dipamerkan.

Agenda diskusi dibuat dalam bentuk yaitu, daring dan luring. Peserta yang mengikuti secara luring dapat ke lokasi. Catatannya mematuhi protokol kesehatan yang berlaku. (*/)

News Feed