by

Bantu Promosikan Wisata Sulsel, Ini Program Andalan Kemenparekraf

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) akan membantu mempromosikan wisata yang ada di Sulsel. Ini untuk menumbuhkan kembali minat kunjungan masyarakat.

Kemarin jajaran Kemenparekraf mengunjungi dua spot wisata yang sudah cukup terkenal. Yakni kawasan karst Rammang-Rammang dan Bantimurung. Selama pandemi ini, kedua wisata tersebut memang minim kunjungan.

Di Rammang-Rammang misalnya, hanya ramai rata-rata saat akhir pekan. Sementara hari biasa, sangat minim kunjungan. Padahal sebelumnya kunjungan wisatawan baik domestik dan mancanegara intens setiap harinya.

“Sekarang memang turun sekali pak, paling saat akhir pekan. Bahkan tahun lalu, ada 300 bokingan yang dibatalkan. Dulu sempat ramai waktu pak Sandi datang, setelah itu sepi lagi,” beber pengelola Resort Rammang-Rammang, Udin, Kamis, 9 September.

Kondisi yang sama juga terlihat di Bantimurung. Meskipun ada kunjungan, namun jumlah wisatawan yang datang minim. Rata-rata pun hanya wisatawan lokal atau domestik.

Direktur Pertemuan, Insentif, Konvensi, dan Pameran Kemenparekraf RI Masruroh, mengatakan, penerapan Cleanliness (Kebersihan), Health (Kesehatan), Safety (Keamanan), dan Environment (Ramah lingkungan), atau disingkat CHSE sudah berjalan. Menurutnya ini menjadi salah satu agar spot wisata tetap bisa bertahan.

Pihaknya pun berupaya membantu agar wisata di Sulsel bisa terus terpromosikan. Terutama mendekati beberapa badan usaha, milik pemerintah untuk kembali aktif melakukan pertemuan di Sulsel. Termasuk mengunjungi beberapa spot wisata menarik.

“Kita kam kasihan, seperti di Rammang-rammang tadi sama sekali tidak ada pengunjung. Bahkan ada bokingan yang batal, dari luar negeri. Makanya kami berupaya membantu bangkitkan lagi kunjungan wisatawan,” tambahnya. (ful)

News Feed