by

Pelni Pastikan Layanan Tol Laut di KTI Aman Meski Pandemi

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Layanan tol laut, yang dilakukan oleh PT PELNI nampaknya masih berjalan stabil. Meski dalam kondisi pandemi, aktivitas pengangkatan barang dari dan ke Makassar tetap lancar.  

Namun memang belum ada penambahan intensitas jumlah kapal hingga debit pengiriman. Kepala Cabang PELNI Makassar, Akhmad Sadikin mengatakan rata-rata kontainer yang dikirim sebanyak 80-100 TEUs. Intensitasnya hanya sebulan sekali, dari dan ke beberapa wilayah seperti Surabaya, hingga Morotai.  

Pihaknya memang belum melakukan penambahan kapal. Baru dua unit yng dioperasional untuk mengkover kebutuhan di wilayah Makassar hingga ke beberapa daerah lain di wilayah Timur. Itupun dianggap sudah mencukupi untuk mengcover kebutuhan aktivitas logistik. 

“Saat ini aktivitas logistik barang masih cukup bagus. Bahkan tak terpengaruh pandemi, sangat beda dengan penumpang. Apalagi ada pelaksanaan PON, pengiriman barang dari Jawa melalui Makassar ke wilayah Timur lain cukup besar,” bebernya kepada FAJAR, Rabu, 8 September.  

Muatan yang mendominasi pun, kata dia, adalah kebutuhan pokok. Pun jika ada kebijakan untuk menambah kapal untuk tol laut, menurutnya itu keputusan pemerintah. “Karena memang anggarannya langsung dari pemerintah yang siapkan, jelasnya.  

Selain dua unit kapal untuk program tol laut ada 14 kapal lain yang singgah ke Makassar dengan total 70 sampai 80 call per harinya. Apalagi, kata dia, Makassar memang menjadi dalah satu layanan utama karena potensi penumpang yang besar, meski menurun di masa pandemi Covid-19.  

Vice President Pemasaran Angkutan Penumpang, Sukendra ada 26 unit kapal besar, 45 unit kapal kecil, serta 9 unit kapal tol laut yang beroperasi. Meskipun jumlah penumpang menurun, pihaknya tetap berupaya memberikan layanan terbaik untuk masyarakat. 

Dampak pandemi diakuinya membuat penumpang turun drastis. Jika pada 2019 lalu penumpang mencapai 4,8 juta, pada 2020 sangat rendah. “Hanya 1,5 juta penumpang saja. Tahun ini pun sepertinya sama, apalagi pembatasan saat hari raya lalu diberlakukan. Untungnya ada layanan kargo yang menopang,” ungkapnya.  

News Feed