oleh

Wow! Lorong di Makassar Dapat Dana Wah

Danny menegaskan, masa kerja pemerintah hanya jalan-jalan dan makan-makan sementara kondisi sekarang butuh program yang menggerakan ekonomi salah satunya program fisik itu.

Intinya, Danny menyampaikan, pos anggaran yang dipangkas yakni belanja bahan bakar, belanja pegawai, biaya perjalanan dinas, dan pengadaan alat tulis kantor (ATK). Dampak pemangkasan, dipastikan tidak ada pengurangan gaji dan jumlah pegawai kontrak.

Dengan begini, kata dia, APBD perubahan Pemkot tidak akan ditolak lagi di DPRD seperti tahun sebelumnya. Yang membuat tidak ada program jalan dengan baik.

Plt Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Muh Dahklan mengatakan perampungan APBD perubahan ini ditarget rampung pekan ini. “Ini agar program-program segera dijalankan,” katanya.

Tahun ini, pengerjaan jalan yang menjadi salah satu terbesar untuk program fisik. Namun, belum ada terealisasi saat ini karena pencairan anggaran lebih dialihkan ke belanja jasa.

Untuk pembangunan jalan pengerjaan ada dua bagian. Pertama pengerjaan jalan kota akan dilakukan di 34 ruas. Anggaran yang disediakan Rp40 M. Kedua, rehabilitasi jalan ada 13 ruas. Total anggaran Rp32,4 M. Termasuk anggaran pengerjaan dan peningkatan jalan terkecil beberapa tahun terakhir ini. (sal)

News Feed