oleh

Wow! Lorong di Makassar Dapat Dana Wah

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR–Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar bakal mengalihkan anggaran sekitar Rp670 miliar di APBD Perubahan. Dari belanja pegawai ke belanja modal.

Arahnya ke program lebih menyentuh masyarakat. Terutama meningkatkan pembangunan jalan di lorong-lorong. Serta beberapa pembangunan fisik yang bisa mendorong peningkatan ekonomi ke depannya.

Hingga saat ini belum ada program fisik yang tersentuh dari anggaran APBD Pokok 2021. Padahal, perencanaan pemkot cukup banyak tahun ini.

Untuk total anggaran APBD Pokok 2021, Rp4,5 triliun. Yang belum terserap sekitar Rp3,3 triliun hingga triwulan II.

Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto mengatakan pada APBD pokok memang belanja pegawai cukup besar persentasenya.

“Jadi komposisi saya rubah karena pemborosan banyak sekali,” ujarnya, Rabu, 8 September 2021.

Danny menjelaskan, komposisi belanja pegawai jadi 31 persen, sementara barang dan jasa tadinya 41 persen menjadi 29 persen. Kemudian belanja modal yang tadinya hanya 15 persen menjadi 29,7 persen.

“Jadi kita bisa banyak membangun di perubahan yang bukan konstruksi besar,” katanya. Makanya diprioritaskan jalan lorong-lorong supaya waktu kerjanya tercapai.

Pria berkacamata itu menjelaskan, beberapa di antaranya yang dipotong dan dialihkan belanja bahan bakar Rp100 miliar. Biaya untuk konsultansi program juga dipotong Rp100 miliar.

Lalu biaya perjalanan OPD juga dipotong sekitar Rp70 miliar. Kemudian biaya untuk ATK juga dipotong sekitar Rp100 miliar.

Danny menyampaikan, pos anggaran lain yang dipangkas yaitu pengurangan Tunjangan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP). Nilai yang dipotong sekitar Rp70 miliar.

Setelah TPP dipotong, Danny membuat model lain demi menjaga ada penghargaan ke pegawai berprestasi. “Modelnya kompetisi kinerja. Jadi ada nanti 10 pegawai terbaik bulan ini dan ada OPD terbaik tiap bulannya. Itu dapat tambahan TPP,” bebernya.

Selain TPP, Danny juga evaluasi pegawai kontrak. Selama ini tercatat 13.820 tetapi setelah diverifikasi ternyata hanya 11 ribu aja.

“Sebelum ada pengalihan dan perbaikan APBD ini tidak ada betul yang bisa dibangun, cuman kasi habis uang untuk pegawai,” katanya.

News Feed