by

Menteri PUPR Orasi Ilmiah pada Dies Natalis Ke-65 Unhas

KORAN.FAJAR.CO.ID, MAKASSAR –- Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Republik Indonesia, Dr. Ir. M. Basuki Hadimuljono, M.Sc., menyampaikan orasi ilmiah pada Puncak Peringatan Dies Natalis ke-65 Universitas Hasanuddin. Orasi Ilmiah tersebut bertemakan “Kecepatan dan Inovasi dalam Pembangunan Infrastruktur PUPR”.

Kegiatan berlangsung secara luring terbatas dengan penerapan protokol Covid-19 di Baruga A.P Pettarani, Kampus Unhas Tamalanrea, Jumat (10/9).

Menteri Basuki Hadimuljono menyampaikan terima kasih atas kehormatan yang diberikan untuk berpartisipasi dalam Dies Natalis Unhas tahun ini. Melalui tema yang diangkat, Dies Natalis Unhas dimaknai sebagai bentuk perhatian sivitas akademika untuk terus berperan konsisten membangun Indonesia maju.

“Infrastruktur merupakan bagian dari peradaban bangsa untuk mengatasi berbagai persoalan yang dihadapi sekaligus menjawab tantangan masa depan,” kata Basuki.

Lebih lanjut Menteri Basuki menjelaskan bahwa kondisi dan perubahan dunia terjadi secara cepat dan dinamis yang dipicu oleh revolusi teknologi. Bangsa Indonesia harus menyesuaikan diri dalam menangkap berbagai peluang.

Dalam menghadapi persoalan tersebut, Presiden Jokowi telah menerapkan lima visi untuk Indonesia maju 2045 yang dituangkan pada visi jangka pendek tahun 2019-2024, yakni dengan fokus pada pembangunan sumber daya manusia,  pembangunan infrastruktur, penyederhanaan regulasi, penyederhanaan birokrasi dan transformasi ekonomi.

“Di tahun 2015-2020 telah diselesaikan sebanyak 61 pembangunan bendungan dan 17 bendungan telah selesai dibangun di tahun 2021 dalam upaya mendukung ketahanan pangan dan sumber daya air yang sejalan dengan perencanaan strategis pembangunan infrastruktur,” jelas Basuki.

Di wilayah Sulawesi Selatan, pembangunan bendungan telah selesai dan diresmikan oleh Presiden, salah satunya Bendung Gilireng dan Bendungan Paselloreng yang ada di Kabupaten Wajo. Peresmian keduanya dipusatkan di Bendungan Paselloreng, Desa Arajang, Kecamatan Gilireng, Kabupaten Wajo, Kamis (09/9).

Bendung Gilireng dan Bendungan Paselloreng siap difungsikan untuk memberikan manfaat dalam mendukung Sulawesi Selatan sebagai lumbung pangan nasional guna menyediakan suplai air secara kontinu dan berkelanjutan.

“Dalam penyelesaian pembangunan, tentunya dibutuhkan perencanaan inovasi seperti pengambilan keputusan, perencanaan dan pelaksanaan pembangunan yang berani mengambil resiko. Kita harus bangkit membangun infrastruktur dari Timur. Unhas harus memiliki SDM yang kompeten dan profesional dan berintegrasi untuk pembangunan Indonesia maju,” kata Menteri Basuki

News Feed