by

Pemilih KTI Penentu Pemenang Pilpres, Seperti Suara Kemala Harris di AS dengan Imigrannya

KORAN.FAJAR.CO.ID, JAKARTA –- Pemilih dari Kawasan Timur Indonesia (KTI) selama ini menjadi penentu kemenangan pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden di Indonesia.

Hasil riset tersebut terungkap dari hasil survei yang dilakukan Index Indonesia. Menurut Index Indonesia, wilayah Pamasuka yang merupakan akronim dari Papua, Maluku,  Sulawesi dan Kalimantan merupakan wilayah elektoral yang sangat penting dan strategis.

Mengacu pada pemilihan presiden (Pilpres) 2014 dan 2019, wilayah Pamasuka merupakan kunci yang mengantarkan Jokowi sebagai presiden dua periode, baik ketika berpasangan dengan Jusuf Kalla maupun ketika menggandeng Ma’ruf Amin sebagai wapres.

Jika dihitung berdasarkan cluster, menurut survei ini, kemenangan Jokowi (saat berpasangan dengan Jusuf Kalla atau Ma’ruf Amin) di mulai dari Jawa Tengah ke arah timur. Sebaliknya Probowo dan pasangannya selalu menang di Jawa Barat ke arah barat.

Karena penting dan strategisnya wilayah ini, maka Index Indonesia mencoba menyorot suara dari timur terkait kecenderungan pemilih wilayah ini pada kontestasi Pilres di 2024 mendatang.

Dengan jumlah pemilih sekitar 30 juta, wilayah Pamasuka menjadi demikian penting dalam perebutan suara. Siapa yang mampu merebut suara di wilayah ini dinilai akan mulus memenangkan pertarungan Pilpres.

Dengan demikian, figur yang mampu berkontribusi positif dalam mendulang suara dari wilayah ini memiliki arti signifikan.

Survei Index Indonesia ini dilakukan dari tanggal 22 hingga 31 Agustus 2021 dengan responden 1.000 orang, margin error, 3,3 persen, tingkat kepercayaan 95 persen dengan multistage random sampling.

Sebagai pembanding, penentu kemenangan Joe Biden dalam pilpres Amerika Serikat baru-baru ini, adalah kontribusi suara yang diraup oleh Kemala Harris yang mampu memperoleh simpati dari kalangan pemilih imigran Amerika. 

Elektabilitas AAS Mencapai 9 Persen

Elektabilitas Andi Amran Sulaiman menunjukkan tren peningkatan yang positif yakni mencapai 9 persen sebagai calon wakil presiden pada ajang Pilpres 2024 mendatang.

Hal ini terungkap dalam hasil survei terbaru yang dilakukan Index Indonesia. Menariknya, survei ini menyorot kecenderungan pemilih di wilayah Pamasuka. Pamasuka adalah akronim dari wilayah Papua, Maluku, Sulawesi dan Kalimantan dengan jumlah pemilih kurang lebih 30 juta orang.

News Feed