by

Pemkot Makassar Segera Finalisasi Dua Ranperda

KORAN.FAJAR.CO.ID, MAKASSAR –- Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) Kota Makassar segera merampungkan dua Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda). Keduanya yakni pelayanan publik standar dunia dan pembentukan Perseroda.

Ranperda ini sebagai payung hukum pelaksanaan program, kebijakan, dan kegiatan Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar kedepan. Di mana hal ini sebagian implementasi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

Kepala Balitbangda Kota Makassar, Andi Bukti Djufrie mengakui, dua hal tersebut kini tahap finalisasi naskah akademik untuk dilanjutkan menjadi Ranperda. Terlebih, regulasi ini telah masuk dalam program legislasi daerah (prolegda) DPRD Kota Makassar.

Menurut Andi Bukti Djufrie, kegiatan ini menindaklanjuti program prioritas dan strategis Pemerintah Kota Makassar. “Paling penting, bertujuan menyederhakan peraturan dan proses pelaksanaan penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan,” jelasnya, Kamis, 9 September.

Disebutkan pula, dalam perampungannya kegiatan dikemas dalam bentuk seminar. Sebagai proses akhir atau finalisasi dari rangkaian seminar yang telah dilakukan sebelumnya, yakni seminar proposal dan seminar kemajuan.

“Insya Allah, dua Ranperda yang kita genjot ini bisa segera dibahas dan disahkan secepatnya oleh DPRD dalam bentuk suatu Perda,” ungkap Andi Bukti.

Sementara itu, Sekretaris Kota (Sekkot) Makassar, Muh Ansar menekankan, kegiatan ini menyederhanakan dua hal yakni omnibus law dan Makassar Corporate. Di mana, regulasi itu menjadi Perda atau memungkinkan ke tingkat Perwali. “Kalau di pusat itu Undang-Undang tapi di Makassar itu Perda atau Perwali,” ujarnya.

Khusus Makassar Corporate, lanjut Muh Ansar, Pemkot Makassar berencana membuat Perseroan Daerah (Perseroda). Nantinya, seluruh perusda akan digabung dan akan dipimpin satu orang di bawah Perseroda. “Jadi, ada semacam holding. Tentu ini akan lebih bagus mengaturnya,” pungkasnya. (sal/mukhlis)

News Feed