by

Fadjroel Rachman Ditunjuk sebagai Dewan Pembina BPP KKSS

KORAN.FAJAR.CO.ID, JAKARTA –- Staf Khusus Presiden Repuplik Indonesia Bidang Komunikasi/Juru Bicara Presiden, Dr M Fadjroel Rachman, ditunjuk sebagai Dewan Pembina Badan Pengurus Pusat (BPP) Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS).

Fadjroel Rachman memang diketahui terlibat aktif dalam berbagai organisasi, di luar dari tugas utamanya sebagai Stafsus Presidan Bidang Komunikasi/Juru Bicara. Fadjroel pun merasa terharu atas amanah yang diberikan.

Sebelumnya, dia mengemban amanah Dewan Pembina di KKSS Kalimantan Selatan yang dijalankan sampai sekarang. Bung Fadjroel –sapaan akrabnya–, menerima surat keputusan organisasi dari Ketua Umum BPP KKSS, Muchlis Patahna di Sekretariat BPP KKSS, Jakarta, Jumat (10/9/2021).

“Terimakasih banyak telah diajak untuk menjadi pengurus  BPP KKSS. Semoga saya bisa berkontribusi yang terbaik untuk organisasi ini dan tanah leluhur saya,” kata Fadjroel.

Fadjroel memang diketahui memiliki darah Sulawesi Selatan. Kakek atau datuknya berasal dari Bone. “Waktu saya kuliah di ITB Bandung, beberapa kali main di asrama Sulsel, termasuk ketika dikejar aparat Orde Baru saat itu, saya juga sembunyi di asrama tersebut,” ungkapnya.

Hubungannya dengan Sulawesi Selatan sungguh kental. Demikian membuat Fadjroel diberi tanda kehormatan dari Dewan Adat Saoraja Kabupaten Bone pada saat berkunjung ke Bone, Sulawesi Selatan, Selasa (31/8/2021) lalu.

Fadjroel dianugerahkan gelar nama Bugis  “I Palattui Daeng Manrapi”. Artinya sosok cendekiawan, pemikir yang arif dan bijaksana, serta punya kemampuan menyampaikan kebenaran demi kepentingan bangsa dan tanah air yang diamanahkan oleh negara.

Sosok pembela kebenaran nyatanya juga diakui Muchlis Patahna. Ia sangat mengetahui  keberanian Fadjroel dalam menegakkan demokrasi sejak mahasiswa.

“Kami memahami betul track record Pak Fadjroel Rachman. Berjuang dari bawah. Mulai saat masih mahasiswa yang cukup vokal dalam mengkritik pemerintah saat itu. Berjuang untuk menegakkan demokrasi di Indonesia,” terang Muchlis Patahna.

BPP KKSS adalah organisasi sosial kemasyarakatan yang menghimpun warga Sulawesi Selatan yang berada di perantauan. Perkumpulan ini bertujuan menciptakan hubungan kekeluargaan, persaudaraan, kebersamaan dan harmonisasi, serta mempererat kerja sama di antara anggota-anggotanya. Hingga kini, total anggota sebesar 15 juta yang tersebar di seluruh kabupaten/kota Indonesia, termasuk di luar negeri.

News Feed