by

Sebelum Tewas, Ini Surat Kesaksian Mahasiswi

KORAN.FAJAR.CO.ID, MAKASSAR—Qanitah Ameliah, ditemukan tewas tergantung. Dia Seorang mahasiswi Departemen Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unhas.

Qanitah sejatinya sudah hampir sarjana. Saat ini duduk di semester 8. Sebelum tewas, ada surat ditemukan yang diduga tulisannya. Ia menuliskan permohonan maaf kepada orang tuanya.

“Bun, minta maaf-ka karena ternyata nda kuat-ka. Terlalu berpengaruh Adit di hidupku, Bun. Na-renggut semua-mi. Takut-ka bikin malu-ki. Anggap-mi kalau ndak ada-ka, itu karena Covid,” tulis Qanitah.

“Terlalu sakit bun, gara-gara cinta ji tapi begini ka. Nda bisa ka bayangkan saya tanpa Adit. Ndada laki-laki mau sama bekas orang. Maaf ka bun. Bahagia ki nah bun. Selama ini prinsipku ndak apa-apaji selama ibuku bahagia. Tapi ingat-ji, jangan terlalu keluar batas. Cukup mi. Jangan mau diporoti Bun, tanpa diberitahu pun tauka kalau yang dekat dengan ibu hanya mau harta bun,” sambung Qanita yang ditulis dalam kertas putih.

Untuk ayahnya, “Ayah, maafkan anakmu yang durhaka ini. Terlalu bikin malu. Semoga ayah bisa ji bahagia tanpa saya,” tulisnya.

Kanit Reskrim Polsek Tamalanrea Iptu Nurtjahyana membeberkan penemuan surat ini. Namun, ia mengaku masih menyelidiki bahwa apakah surat itu benar ditulis Qanitah.

“Jadi motifnya masih kami didalami. Janazah juga tidak diautopsi karena orang tua menolak. Jenazah pun telah dimakamkan di Pangkep,” katanya, Minggu, 12 September 2021.

Adapun Qanitah (21) ditemukan sudah tidak bernyawa tergantung dengan tali warna biru di pintu masuk kamarnya pada Sabtu malam, 11 September 2021, sekira pukul 22.40 Wita.

Lokasinya, di BTP Blok C Kesejahteraan Selatan Makassar. Rumahnya sendiri. Pertama kali dilihat oleh Muh Ichsan Satriawan (26) yang dari Bulukumba dan singgah untuk bermalam di rumah itu.

“Saya datang ketuk pintu. Namun, Qanitah tidak nyahut. Saya dorong pintunya tidak terkunci dan saya masuk saya lihat dia tergantung dan sudah tak bernyawa,” katanya.

Saksi lain, Ghozy Dasrio Al Faraz (20) yang serumah dengannya mengaku saat kejadian Qanitah sendiri di rumah. Malam itu, sekira pukul 19.40 Wita, Ghozy pamit kepada korban untuk pergi ke Jalan Veteran.

News Feed