by

PNUP Latih Warga agar Pantai Kuri Caddi Lebih Dikenal

Pantai Kuri Caddi/Dok PNUP

FAJAR.KORAN.CO.ID, MAROS– Pantai Kuri Caddi menyimpan potensi alam yang melimpah. Tak hanya kekayaan laut dan pesisirnya, namun juga panoramanya yang layak dijual sebagai destinasi wisata.

Pantai yang terletak di Desa Nisombalia, Maros ini memiliki daya tarik alam pesisir yang tak kalah dengan pantai-pantai yang digemari para pelancong. Paduan pasir pantai yang putih, bebatuan hitam di bibir pantai dan hutan mangrove, membentuk struktur alam yang sangat indah. Nilai lebihnya lagi, Kuri Caddi masuk dalam Geopark Unesco yang berarti pantai ini telah mendapat perhatian khusus dari dunia internasional.

Sayangnya, semua kelebihan itu belum dirasakan membawa dampak positif bagi masyarakat setempat. Karena itulah Politeknik Negeri Ujung Pandang melalui Program Pengembangan Desa Mitra (PPDM)  melakukan workshop peningkatan kualitas sumber daya kepada pengelola wisata pantai Kuri Caddi yang dinamakan Kelompok Sadar Wisata (POKDARWIS). Dari workshop tersebut, masalah yang mengemuka adalah   kemampuan manajerial tim masih rendah serta sosialisasi keberadaan tempat wisata masih kurang.

Dari PNUP, sejumlah dosen jurusan akuntansi nampak bersemangat dalam melatih anggota Pokdarwis Pantai Kuri Caddi. Ketua Tim PPDM, Andi Gunawan memaparkan saat ini prinsip pengelolaan sektor wisata dikembangkan melalui konsep Destination Management Organization (DMO) yang merupakan tata kelola destinasi pariwisata yang terstruktur, sinergis, memadukan peran serta masyarakat, pelaku industri, akademisi dan pemerintah demi mencapai tujuan bersama. Gunawan mengingatkan kunci keberhasilan pengelolaan Pantai Kuri Caddi sangat dipengaruhi oleh dukungan masyarakat setempat, dukungan pemerintah, pelaku industri, komunikasi intensif, serta adanya tujuan dan kepentingan bersama.

Salah seorang tim PPDM, Nasir mengatakan untuk mempercepat pengembangan wisata pantai Kuri Caddi, maka peran akademisi sangat diperlukan dengan melakukan penelitian dan pengembangan secara terintegrasi dengan melibatkan berbagai disiplin ilmu. Misalnya, penerapan teknologi penyulingan air laut menjadi air tawar, penerapan teknologi energi surya untuk pengeringan hasil laut serta penyuluhan pengelolaan hasil laut yang dapat menambah penghasilan para nelayan. Dalam pemaparannya, Nasir menyarankan agar Tim Pokdarwis secepatnya membuat Master Plan pengembangan pantai Kuri Caddi.

News Feed