oleh

Penggagas Pustaka Lorong Raih Nugra Jasa Dharma Pustaloka

KORANFAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Penggiat Literasi Sulsel sekaligus Penggagas Perpustakaan Lorong Kota Makassar yang juga Penggagas Sekolah Menulis Buku Maros Keren, Bachtiar Adnan Kusuma (BAK) menerima penghargaan tertinggi Nugra Jasa Dharma Pustaloka tahun 2021 dari unsur masyarakat. Penyerahan penghargaan Nugra Jasa Darma Pustaloka berlangsung, Selasa 14 September lalu.

Diserahkan Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian dan Kepala Perpustakaan Nasional Muhammad Syarif Bando di acara Gemilang Perpustakaan Nasional RI 2021 melalui zoom yang diikuti seluruh Kab/Kota Indonesia.

BAK merupakan aktivis dan penggiat literasi sekaligus menggagas berbagai ruang baca masyarakat di Sulsel dan DKI Jakarta. Ia juga aktif terlibat sebagai Relawan Indonesia Membaca dan ketua Gerakan Pemasyarakatan Minat Baca Sulsel tercatat sebagai penggerak literasi di Sulsel sejak tahun 2001 sampai saat ini. Selain itu, ia juga menggagas Gerakan Wakaf Buku Sulsel, Gerakan Sayang Buku Sulsel, pada 2016 akhir menggagas Perpustakaan Lorong Parangtambung Kota Makassar.

Dari gagasan dan idenya mendirikan perpustakaan lorong Parangtambung oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sulsel menjadikan reflikasi percontohan 163 titik di berbagai tempat di kota Makassar maupun di luar kota Makassar. Selain mendirikan perpustakaan lorong atas swadaya masyarakat, Ketua Forum Perpustakaan Lorong Desa Sulsel ini juga berhasil menggaet tokoh-tokoh Sulsel dan berbagai kampus untuk bekerja sama menggerakan dan mendirikan perpustakaan lorong.

Di antaranya, Dr Amir Uskara, Bosowa Peduli, Fakultas Psikologi UNM, Universitas Bosowa, STIE Makassar Maju dan STIKS Tamalanrea Makassar.

Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Sulsel, Moh Hasan mengakui secara kelembagaan dan kedinasan hanya mengusulkan Bachtiar Adnan Kusuma sebagai calon penerima Penghargaan Nugra Jasa Darma Pustaloka. “Dan keputusan tertinggi ada di Tim Timbang dan alhamdulillah nama tokoh literasi Sulsel lolos sebagai satu-satunya masyarakat pegiat Literasi dari Sulsel sebagai Penerima Penghargaan Tertinggi Perpustakaan Nasional Republik Indonesia Tahun 2021” ujar Hasan.

BAK mengisahkan telah berkiprah di gerakan literasi di Sulsel maupun di luar Sulsel sejak 2001. Ia kemudian menjadi Ketua Gerakan Pemasyarakatan Minat Baca Sulsel selama sembilan tahun, yaitu 2005-2014.

News Feed