oleh

Program Desa Dunia Hadir di Sulsel

FAJARKORAN.CO.ID, MAKASSAR — Industri  4.0  mendorong  semua  daerah,  untuk  terus  berinovasi  dalam  ranah teknologi  digital.  Digitalisasi  secara  global,  telah  mendorong  persaingan  pasar  yang semakin  ketat. 

Sebuah  kabupaten/kota  yang  tidak  mengantisipasi  perkembangan teknologi  informasi,  ke  depan  hanya  akan  menjadi  obyek  ekonomi  dari  wilayah  lainnya. Perkembangan  e-commerce  yang  semakin  cepat,  menjadi  penyebab  bagi  mengalirnya produk  dari  daerah  lain  dan  dari  luar  negeri  secara  mudah  dan  cepat,  yang  kemudian menekan  peluang  pengembangan  produk  dan  jasa  lokal  di  wilayahnya. 

Selanjutnya, sistem  pengaturan  dan  pelayanan  kepentingan  publik, semuanya  juga  telah  mulai bergeser  ke  sistem  digital  seperti  teknologi  smart  village,  smart  city,  dan  big  data management. Terjadinya  pandemi  Covid-19  semakin  memacu  kecepatan  transformasi  digital. 

Desakan kebutuhan  teknologi  informasi  di  kabupaten/kota, bahkan  sampai  di  pedesaan  dirasakan semakin  tinggi,  karena  keharusan  untuk  merubah  pola  aktivitas  kehidupan  menuju  basis perekonomian  digital,  pendidikan  daring,  smart  office,  dan  virtual  meeting  (working  from home).  Perubahan  platform  tersebut, menyebabkan  akses  internet  akan  menjadi  tulang punggung  dari  hampir  seluruh  aktivitas  keseharian  kita  di  era  new  normal.

Dengan  demikian,  pemerintah  desa  dan  kabupaten/kota  perlu  mengembangkan  kebijakan dan  implementasi  teknologi  informasi,  mempersiapkan  sumberdaya  manusia  profesional, serta  mendorong  pengadaan  infrastruktur  bagi  ketersediaan  layanan  akses  internet  yang handal  dan  murah  di  seluruh  wilayahnya,  dalam  rangka  mendongkrak  efektifitas pelayanan  publik,  investasi,  dan  pertumbuhan  ekonomi.

Terkait hal tersebut,  KBI  net.  PT.  Karya  Bangun  Informasi  hadir  menawarkan  solusi untuk  ikut  mengatasi  kesenjangan  dan  minimnya  infrastruktur  teknologi  untuk  mengakses internet  secara  cepat,  merata,  dan  murah  bagi  masyarakat,  melalui  kerja sama  dengan pihak  pemerintah  maupun  swasta  atau  lembaga  lainnya  di  daerah.  Sistem  layanan  akses internet  Desa  PT.  Karya  Bangun  Informasi    “Model  Bisnis  Layanan  Internet  Murah  Wifi Berbasis  Kartu  Voucher”.  Produk  ini  telah  diimplementasikan  pada  beberapa kabupaten/kota  dengan  standar  teknis  dan  operasional  yang  terbukti  memuaskan.

President Director PT. Karya Bangun Informasi, Muhammad Yuslan, menjelaskan pihaknya akan menghadirkan Desa Dunia di Sulsel. “Tujuan  yang  ingin  dicapai  oleh  PT.  Karya  Bangun  Informasi dari  penyediaan  layanan internet  desa  ini  adalah secara  umum  mengurangi  kesenjangan  digital  antara  pusat  daerah,  antara  desa dan  kabupaten/kota  di  Indonesia. Lalu secara  khusus  memberikan    layanan    internet    stabil,  cepat,  merata,  dengan    harga terjangkau      untuk    masyarakat    desa    dan    pembuatan    website    desa    di    seluruh wilayah  kabupaten/kota,” papar Yuslan.

News Feed