oleh

Fakultas Keperawatan Unhas Workshop Publikasi Luaran Penelitian dan Pengabdian

KORAN.FAJAR.CO.ID, MAKASSAR  —  Fakultas Keperawatan (FKep) Universitas Hasanuddin (Unhas) menyelenggarakan Workshop “Penyusunan Publikasi Luaran Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat untuk Mendapatkan Rekognisi Internasional dan Diterapkan pada Masyarakat”.

Kegiatan yang menjadi salah satu rangkaian Dies Natalis ke-4 FKep Unhas tersebut berlangsung secara daring melalui aplikasi zoom meeting, Sabtu (18/9).

Kegiatan resmi dibuka Dekan FKep Unhas, Dr. Ariyanti Saleh, S.Kp., M.Si. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kapasitas dan kemampuan penulisan manuskrip, yang menjadi keharusan bagi dosen.

“Saya berharap, agar kegiatan ini berdampak pada tulisan yang lebih berkualitas serta menembus jurnal bereputasi,” kata Ariyanti.

Pada kesempatan tersebut, hadir sebagai narasumber Yusnita Sari, FKep., Ns., MHS., Ph.D., (Dosen Universitas Jenderal Soedirman). Beliau menyampaikan beberapa point penting dalam hal kepenulisan dan kiat penyusunan karya ilmiah seperti jurnal ilmiah, buku akademik, strategi pencarian jurnal target, kiat penulisan manuskrip, hingga pengembangan writing timeline guna peningkatan produktivitas peneliti.

Yusnita menjelaskan pentingnya publikasi guna pengembangan ilmu pengetahuan, pengakuan terhadap karya dosen, kenaikan jabatan fungsional, mempengaruhi akreditasi institusi, serta menjadi salah satu faktor lolos tidaknya dalam memperoleh hibah penelitian.

Dalam membuat artikel ilmiah, Yusnita mengatakan ada beberapa hal yang harus diperhatikan seperti peneliti setidaknya menonjolkan orisinalitas dan research problem, menggunakan metodologi yang benar, penggunaan Bahasa Inggris yang baik, pilih jurnal sesuai scope dari penelitian serta mengikuti format jurnal atau prosiding yang akan disubmit.

“Unsur originalitas harus dipertimbangkan saat penyusunan proposal.  Tuangkan dengan baik orisinalitas penelitian dan research problem, jangan lupa untuk mencantumkan serta mendeskripsikan apa yang diketahui dan apa yang masih belum diketahui. Hal ini mempermudah penuangan masalah penelitian dan orisinalitas,” jelas Yusnita.

Para peserta workshop antusias memberikan pertanyaan ataupun menanggapi pemaparan materi yang disampaikan narasumber. (rls/mukhlis)

News Feed