oleh

Rektor Tangguh, Kampus Tumbuh!

Oleh: Abdul Gafar

Dosen Ilmu Komunikasi Unhas

       Pertumbuhan, perkembangan, dan kemajuan sebuah perguruan  tinggi tergantung dari peran yang dilakonkan pimpinannya, yaitu rektor atau ketua. Sebagai rektor , ia harus mampu mengelola dengan baik unsur yang berada di bawahnya yakni tenaga pendidik, tenaga kependidikan, dan mahasiswa. Tentu saja visi, misi, dan program rektor diselaraskan dengan pola ilmiah pokok kampus tersebut.

       Bulan ini, kampus terbesar di Indonesia Timur, Universitas Hasanuddin merayakan ulang kelahirannya yang secara resmi berusia 65 tahun. Sudah banyak kemajuan yang dicapai oleh kampus ini. Luarannya sudah terbilang  banyak dan tersebar di mana-mana. Kampus ini pernah melahirkan Wakil Presiden Republik Indonesia dua periode secara berbeda presidennya  yaitu HM Jusuf Kalla. Belum lagi yang pernah menjabat sebagai duta besar Indonesia. Terus ke bawah yang menjabat sebagai gubernur, walikota, dan bupati. Alumninya sudah menyebar dalam berbagai level dengan peran masing-masing.

       Kepemimpinan ada masanya. Ada aturan yang telah menetapkan bahwa jabatan itu pada akhirnya akan selesai. Kini jabatan rektor Unhas akan berakhir tahun 2022 dan telah disemarakkan delapan orang bakal calon rektor. Delapan bakal calon tersebut diikuti 2 orang perempuan dan 6 orang laki-laki. Tampaknya yang maju 2 orang bukan perempuan biasa. Artinya, mereka memiliki kepercayaan diri yang luar biasa hingga memajukan dirinya. Tentu mengukur sepak terjang dan pencapaiannya selama  berkiprah di Unhas.

Hingga berusia 65 tahun, Unhas telah dipimpin sejumlah nama. Pertama,  Prof Mr Abdoel Gaffar Pringgodigdo 1956-1957. Kedua, Prof Mr KRMT Djokomarsaid 1957-1960. Ketiga, Prof Arnold Mononutu 1960-1965. Kemudian keempat,  Letnan Kol TNI (Purn) M Natsir Said SH 1965-1969. Kelima,  Prof Dr Andi Hafid 1969-1973. Keenam,Prof Dr Ahmad Amiruddin 1973-1978, 1978-1982. Ketujuh, Prof Dr Andi Hasan Walinono 1982-1984. Selanjutnya kedelapan, Prof Dr Ir Fachruddin 1984-1989. Kesembilan, Prof Dr Basri Hasanuddin MA 1989-1993, 1993- 1997. Kesepuluh, Prof Dr Ir Radi Andi Gany 1997-2001, 2001-2006. Kesebelas, Prof Dr Dr Idrus Andi Paturusi Sp.BO 2006-2010, 2010- 2014, dan kini, kedua belas, Prof Dr Dwia Aries Tina Pulubuhu MA, 2014-2018, 2018- 2022.

News Feed