oleh

Ekspedisi Lingua UKM PA Edelweis Sasar Kalumpang

KORANFAJAR.CO,ID, MAKASSAR-     Unit Kegiatan Mahasiswa Pencinta Alam (UKM-PA) Edelweis Fakultas Ilmu Budaya Universitas Hasanuddin melakukan Ekspedisi Lingua.

Ekspedisi dilakukan di Kalumpang, Kabupaten Mamuju, Sulbar. Tim ini tiba sudah di Mamuju, sejak dilepas oleh Wakil Dekan III FIB Unhas, Dr. Kaharuddin, M.Hum di FIB Unhas, Jumat, 17 September.

Ketua UKM PA Edelweis FIB Unhas, Ilham Ismail menjelaskan bahwa sesuai dengan semboyan tersebut maka dari itu UKM PA Edelweis FIB-UH menjalankan sebuah Ekspedisi Lingua pada bulan September hingga Oktober pada tahun 2021.

Ekspedisi Lingua merupakan ekspedisi yang berfokus pada bidang penelitian dan pelestarian bahasa. Kata lingua sendiri diangkat dari bahasa latin yang berarti lidah, sebagaimana lidah digunakan dalam berucap tutur kata dengan menggunakan bahasa sebagai medianya.

Ekspedisi Lingua dilakukan di Kabupaten Mamuju, Kecamatan Kalumpang, dengan objek penelitian yaitu isolek yang digunakan masyarakat sekitar Kecamatan Kalumpang.

“Ekspedisi ini bertujuan membuktikan apakah isolek yang terdapat di desa sekitar Kecamatan Kalumpang merupakan sebuah bahasa, dialek atau subdialek,” ujarnya.

Alasan mengapa Kecamatan Kalumpang, Kabupaten Mamuju dijadikan sebagai lokasi ekspedisi karena lokasi tersebut memiliki sebuah situs yang berisikan artefak budaya khas penutur Austronesia.

Sehingga, muncul hipotesis dari tim ekspedisi yaitu isolek yang terdapat di desa sekitar Kecamatan Kalumpang bisa saja merupakan Rumpun bahasa Austronesia tertua yang terdapat di Indonesia. Kegiatan ini akan dilaksanakan selama kurang lebih dua minggu, adapun jumlah anggota dari Tim Ekspedisi Lingua yaitu sembilan orang.

Harapan dari UKM PA Edelweis FIB-UH dalam kegiatan Ekspedisi Lingua dapat memberikan sumbangsih pengetahuan bagi masyarakat Indonesia khususnya Almamater tercinta yaitu Universitas Hasanuddin. (*)

News Feed