oleh

Program Ubudiyah Sasar Pelosok Gowa dan Telusuri Spot Wisata

FAJAR.CO.ID, GOWA — Keterlibatan komunitas dalam memberikan dampak pada masyarakat makin terlihat di Sulawesi Selatan. Kali ini, komunitas Semut Indonesia (SI) DPP Makassar menembus pelosok Kabupaten Gowa, yakni Kecamatan Tombolo Pao untuk melaksanakan program Gerakan Bersih Masjid (Germas) yang merupkan program Ubudiyah SI. Program ini adalah kegiatan rutin yang dilakukan sebagai wujud kehadiran komunitas seniman ini dalam masyarakat.

Dalam program ubudiyah ini, beberapa masjid menjadi sasaran untuk dibersihkan. Selain itu, juga ada penyerahan bantuan alat kebutuhan masjid yang merupakan rangkaian dari program ubudiyah. Puluhan anggota SI ikut berpartisipasi dalam program tersebut. Kehadiran mereka ini diharapkan menjadi salah satu upaya menebarkan kebaikan dan kepedulian pada masyarakat.

Program Ubudiyah di wilayah pelosok ini juga dijadikan kesempatan untuk menelusuri spot atau kawasan wisata di wilayah yang didatangi. Telusur wisata dilakukan SI tidak lain untuk ikut terlibat dalam mempromosikan spot-spot wisata agar dikenal publik lebih luas.

Humas SI DPP Makassar, Makmur mengatakan, program Ubudiyah adalah tindakan nyata yang memang dibangun dalam komunitas SI dan sudah berlangsung di banyak tempat. Menurutnya, program ini adalah sarana mendekatkan diri pada masyarakat sekaligus mengupayakan komunitas SI punya manfaat dalam masyarakat. “Program ini akan terus berjalan, dan sudah antre beberapa masjid lain lagi,” ucapnya.

Makmur juga mengakui, dalam aktivitas SI, selalu mengedepankan kebersamaan, toleransi, dan kepedulian. Termasuk dari segi pengenalan tempat-tempat wisata. “Seperti yang kami kunjungi di Tombolo Pao. Kami datangkan teman-teman anggota SI dari Makassar untuk melihat bahwa ada lokasi wisata yang layak dikunjungi karena menawarkan pemandangan alami yang indah, nyaman, dan sejuk yakni Bantimurunna Gallang di Desa Pao, Kecamatan Tombolo Pao, Kabupaten Gowa,” sebut Makmur.

Menurutnya, perkembangan masyarakat yang setiap saat bersentuhan dengan Media Sosial (Medsos) harus dijadikan sarana untuk menularkan hal-hal baik. “Jadi sambil berkomunitas ada kebaikan dilakukan. Sambil berwisata, kita juga sosialisasikan tempat wisatanya,” tutup dia. (*)

News Feed