oleh

Dukung Pemberdayaan Masyarakat Pesisir, PNM Salurkan CSR

FAJARKORAN.CO.ID, MAROS — Peresmian Ruang Pintar dan Sarana Air Bersih digelar di Dusun Kuri Caddi Desa Nisombalia Kecamatan Marusu Kabupaten Maros Selasa, 21 September.

Bantuan ruang pintar, sarana air bersih dan pengembangan kapasitas usaha klasterisasi sektoral ini merupakan bantuan sosial dari PT Permodalan Nasional Madani (Persero).

Peresmian ini ditandai dengan penandatanganan prasasti peresemian air bersih dan pengguntingan pita ruang pintar oleh Direktur Kelembagaan dan Perencanaan PT PNM, Sunar Basuki dan Bupati Maros, AS Chaidir Syam.

Direktur Kelembagaan dan Perencanaan PT PNM, Sunar Basuki mengatakan ada beberapa program bantuan sosial yang disalurkan di Dusun Kuri Caddi.

Pertama pemberian bantuan sumber air bersih untuk masyarakat sekitar.

Dimana bantuan air bersih ini diharapkan mampu menjawab kegelisahan warga pesisir Kuri Caddi yang kesulitan air bersih selama ini.

“Kedua bantuan ruang pintar untuk membantu anak-anak sekitar, terutama untuk akses internet,” katanya

Ruang pintar ini kata dia, merupakan yang ke 47 yang sudah dibangun dan dihadirkan di seluruh Indonesia.

“Tentu tidak berhenti disini. Apalagi kita tahu Pandemi Covid-19 saat ini membuat pembelajaran tatap muka sudah berhenti sejak lama. Dimana pembelajaran saat ini dilakukan secara online. Nah online itu butuh fasilitas internet atau kuota yang terkadang di tempat tinggal anak-anak itu tidak mempunyai akses atau jaringan,” ungkapnya.

Jadi disini, selain kita memberikan tempat belajar, juga ada akses internet gratis, sambungnya.

“Tentu kita ingin program ini terus berkelanjutan dan kita juga punya pendamping yang memberikan pengarahan,” katanya.

Ketiga kata dia, pihaknya membantu pelatihan dalam produk pengolahan hasil laut.

“Jadi itu yang nanti memberikan nilai tambah bagi nasabah-nasabah PNM dalam meningkatkan usahanya” jelasnya.

Alasan dipilihnya lokasi Kuri Caddi kata dia, karena dari hasil survei nasabah PNM di Kuri Caddi cukup banyak.

“Di Kuri Caddi itu ada 84 KK yang sudah jadi nasabah dari 120 KK. Makanya kita prioritaskan disini,” sebutnya.

News Feed