oleh

PNUP Fokus Digital, Mahasiswa dan Dosen Bimbingan Khusus

KORAN.FAJAR.CO.ID, MAKASSAR –- Politenik Negeri Ujung Pandang (PNUP) fokus pada sistem digitalisasi. Mahasiswa dan dosen pun diberi bimbingan khusus melalui seminar dengan mendatangkan 64 pemakalah.

PNUP menggelar Seminar Nasional Teknik Elektro & Informatika (SNTEI), mendatangkan 64 pemakalah secara nasional, mahasiswa dan dosen dibimbing dalam penyusunan makalah atau paper dan model pembelajaran yang lebih digital. Seminar berpusat di Auditorium Teknik Elektro Kampus 2 PNUP Jl Poros BTP, Selasa, 20 September.

Ketua Pelaksana Seminar Nasional 2021 PNUP, Mardhiyah Nas mengatakan, seminar kali ini membahas bagaimana pandemi Covid-19 mengubah seluruh sistem ekonomi dan teknologi. Ini membuat dunia pendidikan dituntut lebih maju, sehingga orang-orang di dalamnya juga mesti mengikut.

“Makanya tahun ini kami mengangkat seminar yang menbahas terkait  ‘Tantangan Inovasi dan Teknologi 5G pada Masa Pandemi Covid-19’,” ujar Mardhiyah.

Disebutkan Mardhiyah, saat ini dikatakan pendidikan sedang mengalami pergeseran besar. Lebih mendominankan ke era teknologi. Apalagi selama masa pandemi, pembelajaran serba teknologi.

“Makanya lewat seminar diarahkan mahasiswa bisa terbiasa dalam pembelajaran dalam dunia maya yang semakin digital dan saling terhubung. Ini memengaruhi karya mereka juga,” jelas Mardhiyah.

Seminar nasional lebih membahas teknologi, memberikan tips bagaimana ketahanan dan konektivitas akan menjadi semboyan baru. Sebab, dunia institusi dan industri berusaha menyesuaikan diri dengan masa depan yang tidak dapat diprediksi ini.

“Penerapan jaringan 5G salah satunya yang ke depan akan diperbesar. Hal ini akan menuntut  ekosistem digital yang canggih,” ungkap Mardhiyah.

Sementara itu, Ketua Jurusan Teknik Elektro PNUP, Ahmad Rizal Sultan menjelaskan, melalui seminar para peserta diajak untuk bisa menguasai teknologi di zaman sekarang ini. Sebab berbeda dari tahun sebelumnya. Belakangan ini, kata dia, semenjak pandemi, pembelajaran menggunakan teknologi digital lebih dominan. “Jadi, adanya seminar ini ada upaya memotivasi dosen dan mahasiswa belajar untuk lebih maju. Salah satunya belajar mempresentasikan makalah atau karya mereka  secara digital,” tuturnya.

Terpisah, PNUP secara resmi menerima sebanyak 1.781 mahasiswa baru (maba) secara hybrid. (wis/mukhlis)

News Feed