oleh

Kedokteran Hewan Unhas Bahas Lingkungan Bebas Rabies Sulawesi Selatan

KORAN.FAJAR.CO.ID, MAKASSAR –- Program Studi Kedokteran Hewan, Fakultas Kedokteran, Universitas Hasanuddin menyelenggarakan seminar nasional bertema “Kolaborasi Disiplin Ilmu dalam Mewujudkan Lingkungan Bebas Rabies di Sulawesi Selatan”. Berlangsung secara virtual melalui aplikasi zoom meeting, Jumat (24/9).

Hadir sebagai narasumber, di antaranya:

1. Dr. drh. Nuryani Zainuddin, M.Si (Direktur Kesehatan Hewan, Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH), Kementerian Pertanian Republik Indonesia);

2. drh. Anak Agung Putu Joni W, M.Si (Ketua Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia Sulawesi Selatan);

3. dr. Sudirman Katu, Sp., PD., K.PTI (Dosen Fakultas Kedokteran Unhas Divisi Infeksi Tropis). 

Ketua Panitia, Ahmad Fadilla, menjelaskan kegiatan tersebut merupakan rangkaian Dies Natalis ke-65 Unhas, yang bertujuan mendiseminasi informasi pentingnya pengendalian penyakit rabies bagi masyarakat.

Pada kesempatan yang sama, Dirjen PKH (Dr. Ir. Nasrullah, M.Si) yang diwakili oleh drh. Nuryani Zainuddin, dalam sambutannya memberikan apresiasi dan terima kasih kepada Unhas yang menghadirkan forum pengembangan ilmu pengetahuan tentang penyakit rabies. Beliau mengatakan rabies merupakan penyakit yang penting untuk diperhatikan oleh seluruh pemangku kepentingan.

“Rabies merupakan penyakit hewan menular berbahaya, dapat menyebabkan kematian jika tidak ditangani secara tepat. Program pengendalian adalah tanggung jawab bersama tidak hanya kementerian kesehatan hewan, tapi seluruh pemangku kepentingan. Kami berharap, seminar ini bisa meningkatkan kesadaran dan pemahaman akan bahaya rabies,” jelas Nuryani.

Kegiatan resmi dibuka Dekan FK Unhas, Prof. dr. Budu., Ph.D., Sp.M(K)., M.Med.Ed. Beliau mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia yang telah mempersiapkan seminar nasional dengan tema strategis. Kegiatan ini merupakan pengingat untuk lebih menjaga dan menghadirkan lingkungan bebas rabies.

Setelah pembukaan, kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi dari para narasumber. drh. Nuryani Zainuddin sebagai salah satu pemateri memaparkan terkait “Peran Kementerian Pertanian dengan Pendekatan One Health (OH) dalam Upaya Penanganan Rabies”.

Dalam penjelasannya, drh. Nuryani mengatakan Ditjen PKH, Kementerian Pertanian memiliki visi mewujudkan pelayanan kesehatan hewan menuju status kesehatan hewan yang ideal dengan beberapa langkah strategis, antara lain melalui Puskeswan (Pusat Kesehatan Hewan) dan sumber daya manusia kesehatan hewan yang tersebar di Indonedia.

News Feed