oleh

Unhas Gelar Diklat Pelatihan Fungsional Perencana Ahli Pertama Angkatan Ke-2 dan PPD RPJMD

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR –- Universitas Hasanuddin (Unhas) melalui Pusat Pengembangan Kebijakan Pembangunan (P2KP) bekerja sama dengan Pusat Pembinaan, Pendidikan, dan Pelatihan Perencana (Pusbindiklatren) Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan Fungsional Perencana (DFPP) Ahli Pertama Angkatan II dan Perencanaan Pembangunan Daerah Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (PPD-RPJMD).

Pembukaan kegiatan berlangsung virtual melalui aplikasi zoom meeting, Senin (4/10). Mengawali kegiatan, Ketua P2KP Unhas Prof. Dr. Sangkala, M.Si., menyebutkan kegiatan DFPP diikuti oleh 20 peserta dari berbagai instansi yang tersebar di wilayah Indonesia, dijadwalkan berlangsung hingga 7 minggu mendatang. Sementara itu, untuk diklat PPD RPJMD, Prof. Sangkala mengatakan kegiatan tersebut diikuti sebanyak 25 peserta.

“Untuk DFPP, peserta akan memperoleh total pembelajaran selama 336 jam. Kelulusan disesuaikan dengan potensi para peserta. Untuk PPD RPJMD, akan menerima 48 sesi belajar dengan total durasi 96 jam selama dua minggu. Kami berharap, seluruh peserta bisa mengikuti kegiatan dengan baik sampai akhir pelaksanaan,” jelas Prof. Sangkala.

Kegiatan secara resmi dibuka oleh Sekretaris Universitas, Prof. Dr. Ir. H. Nasaruddin Salam, MT. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan ras syukur atas amanah dan kepercayaan yang tidak pernah berhenti dari Bappenas kepada Unhas. Dirinya menambahkan agar kegiatan mendatang bisa lebih dikembangkan pada program lainnya.

Prof. Nasaruddin juga mengucapkan terima kasih atas kerja sama dari P2KP, sehingga seluruh kegiatan bisa terlaksana dengan baik dan memberikan sumbangsih besar bagi Unhas. Para peserta diklat agar fokus dan menjaga kesehatan selama proses kegiatan untuk mendukung kelancaran pelatihan.

“Semoga 7 minggu pelatihan bagi DFPP dan 2 minggu pelatihan PPD RPJMD berjalan lancar. Saya meyakini, ini bukanlah hal mudah, baik untuk para peserta maupun pengelola P2KP. Apalagi kegiatan berlangsung secara daring, tentu tantangannya lebih banyak.  Kita mengharapkan pelatihan bisa diikuti hingga selesai, memberikan tambahan ilmu yang bisa diimplementasikan dalam unit kerja masing-masing,” jelas Prof. Nasaruddin.

Dia juga berpesan kepada para peserta diklat agar fokus dan menjaga kesehatan selama proses kegiatan untuk mendukung kelancaran pelatihan. (rls/mukhlis)

News Feed