oleh

Bakal Calon Rektor Unhas Periode 2022-2026 Jalani Asesmen Psikologis

FAJAR, MAKASSAR — Seluruh Bakal Calon Rektor Universitas Hasanuddin (Unhas) Periode 2022-2026 yang berjumlah delapan orang memulai Asesmen Psikologis, di Ruang Jade, Hotel Claro, Makassar, Senin (11/10).

Acara pembukaan dihadiri Ketua Panitia Pemilihan Rektor (P2R) Unhas (Prof. Dr. Syamsul Bachri, SH, MH), Sekretaris Senat Akademik Unhas (Prof. Dr. Ir. Abdul Latief Toleng, M.Sc), Kepala Biro Administrasi Umum (Drs. Jursum, MM), dan beberapa anggota P2R Unhas, serta seluruh Bakal Calon Rektor Unhas Periode 2022-2026.

Asesmen Psikologis merupakan salah satu mandat yang tertuang dalam Peraturan Majelis Wali Amanat (MWA) Unhas Nomor 1/UN4.0/2021 tentang Pemilihan Rektor Unhas Periode 2022-2026.  Pasal 5 ayat (6) menyebutkan bahwa bakal calon yang memenuhi syarat akan diundang untuk menjalani proses penjaringan lanjutan yang antara lain “tes psikologi dari lembaga bereputasi”.

Untuk menjalankan mandat tersebut, P2R Unhas menggandeng Lembaga Pengembangan Kualitas Manusia (LPKM) Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada sebagai pelaksana Asesmen Psikologis.

Ketua P2R Unhas, Prof. Dr. Syamsul Bachri, SH, MH, dalam sambutan pada acara pembukaan Asesmen Psikologis menjelaskan bahwa atas persetujuan MWA Unhas, panitia menggandeng Fakultas Psikologi UGM karena pertimbangan reputasi dan kompetensi yang tidak meragukan.

“Kita sudah pernah bekerja sama dengan Fakultas Psikologi UGM untuk melaksanakan asesmen psikologis bagi calon rektor periode yang lalu, dan hasilnya sangat memuaskan. Kita juga mengetahui LPKM Fakultas Psikologi memiliki reputasi yang sangat baik dalam bidang ini,” kata Prof. Syamsul.

Ketua Tim Asesmen Psikologis Bakal Calon Rektor Unhas, Prof. Dr. Faturochman, MA, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan Unhas. Dirinya berkomitmen untuk memberikan hasil asesmen terbaik untuk menghasilkan pemimpin Unhas mendatang sesuai harapan.

“LPKM memiliki kemampuan untuk melakukan asesmen psikologis ini. Kami memiliki alat untuk menguji intelegensia yang hanya ada tiga di dunia, dan itu telah memperoleh pengakuan internasional. Sementara dalam bidang asesmen psikologis untuk individu, kami memiliki pengalaman melakukan asesmen mulai dari level kepala dusun hingga deputi menteri,” kata Prof. Faturochman pada acara pembukaan.

News Feed