oleh

OF Kolaka, KOLUTRAC, dan Tim Eksplorasi Tangkelemboke Korpala Unhas kembali ke Ibukota Kolaka Utara

FAJAR, LASUSUA — Setelah 14 hari tanpa komunikasi serta melakukan perjalanan dan eksplorasi gua vertikal yang diindikasikan memiliki mulut gua terbesar di Indonesia, Tim Eksplorasi Tangkelemboke Korpala Unhas akhirnya bertemu dengan tim penjemput di Padang Tetedopi atau padang kedua dari Desa Sarambu, sekitar 30 km dari Desa Serambu, Senin (11/10).

Penjemputan dilakukan dua Komunitas yang juga sering berkegiatan di alam bebas,  yaitu IOF (Indonesia Offroad Community) Kolaka Utara dan KOLUTRAC (Kolaka Utara Trail Adventure Community). Setelah bertemu mereka bersama-sama kembali ke Ibukota Kolaka Utara, Lasusua.

Keberangkatan tim penjemput dimulai pada Jumat (8/10) lalu, dan kembali pada Minggu (10/10).

Sebelum kembali ke Lasusua tim bertemu dengan Kapolsek Batu putih IPTU Julius Pulung, kemudian bertemu dengan Kepala Desa Sarambu Arwing, S.Kom, dan Camat Porehu Darlis Kalimo, SE., guna untuk menyampaikan penghargaan dan terima kasih atas kerja sama dan dukungannya dalam kegiatan Eksplorasi Tangkelemboke Korpala Unhas.

Untuk kegiatan berikutnya tim eksplorasi akan bertemu dengan pengurus IOF (Indonesia Offroad Federation) Kolaka Utara dan KOLUTRAC (Kolaka Utara Trail Adventure Community).

Selain itu Tim Eksplorasi Tangkelemboke juga dijadwalkan bertemu dengan Bupati Kolaka Utara guna menyampaikan laporan, kegiatan Tim Eksplorasi Tangkelemboke Korpala Unhas telah selesai dilakukan sekaligus menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Daerah Kolaka Utara.

Saat kembali di Makassar, Tim Eksplorasi Tangkelemboke akan langsung bertemu dengan pihak Rektorat Universitas Hasanuddin yang diwakili Prof. Drg. Andi Arsunan Arsin sebagai Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, yang juga merupakan pendiri Korpala Unhas.(rls/mukhlis)

News Feed