oleh

PPP Ancam Dominasi Golkar di Soppeng

FAJAR, SOPPENG- Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PPP Soppeng yang dinakhodai anggota DPRD Sulsel, Andi Nurhidayati bakal memberi ancaman serius terhadap Golkar.

Usai terpilih di Muscab beberapa waktu lalu, Andi Etti sapaannya, berhasil merekrut figur potensial masuk dalam kepengurusannya.

Jika lengah, Golkar bisa takluk di Pemilu 2024 meski saat ini dominasinya tak tertandingi. Apalagi ketuanya, Kaswadi Razak sudah dua periode menjabat Bupati Soppeng.

Tokoh Baru Bergabung di PPP diantaranya, Usmaniar (mantan Ketua Demokrat Soppeng/Mantan Kepala Desa Panincong), Asake (Mantan Kepala Lalabata Riaja. Selanjutnya, mantan Kasubag TU Kementerian Agama Soppeng  yang saat ini menjabat Ketua STAI Al-Gazali Soppeng, Latang.

Ada juga mantan Kadis Sosial, Nurdin; mantan Kepala Desa Baringeng, Sunarti; mantan caleg PDIP, Andi Arham dan mantan ketua PGRI Soppeng, Labara.

Selanjutnya mantan kadis pengendalian penduduk dan KB, A. Nur Jamhuriah, mantan kadis PU Soppeng, A. Munir Umar, tokoh masyarakat pensiunan Polri, Ambo Angka dan mantan anggota DPRD Soppeng dari Fraksi Golkar, Rahmaniar. Bahkan mantan ketua Hanura Soppeng, Didik A. Madjid juga ambil bagian di DPC PPP Soppeng.

Andi Etti mengaku dengan tokoh potensial itu, PPP Soppeng akan melejit. Apalagi mereka bakal diturunkan bertarung di Pileg nantinya.

“Ini merupakan waktu yang cukup panjang untuk mencari kader kita, karena saya tidak mau sembarang pilih. Alhamdulilah, ada beberapa mantan kadis, mantan kades, mantan kader partai lain, tokoh masyarakat. Ada juga dari Hanura, Demokrat, Golkar dan sebagainya,” kata Andi Etti, kemarin.

Dia sangat optimistis lima dapil di Soppeng bisa diisi oleh kader PPP. “Sekarang cuma satu kursi, dengan komposisi maksimal itu, jadi target kita enam kursi minimal lima,” jelasnya.

Ketua Harian DPD II Golkar Soppeng, Syahruddin M Adam mengakui PPP memang terpantau gencar merekrut tokoh. Namun, dia tak yakin bisa mengalahkan dominasi Golkar yang terlalu tinggi.

“Iya memang gencar, tetapi kita di Golkar ada ukurannya, saat ini 12 kursi jadi kita optimistis masih bisa memimpin nanti. Malah kita target 15 kursi di Pileg mendatang,” kata Syahruddin.

News Feed