oleh

Sinergi Bersama untuk Kebangkitan Sulsel di Tengah Pandemi

FAJAR, MAKASSAR- Sidang paripurna peringatan HUT ke-352 tahun Sulsel digelar secara Hybrid yang dipusatkan si Gedung DPRD Sulsel, Selasa (19/10/2021) Kegiatan ini turut diikuti oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, dan mantan Gubernur Sulsel, Amin Syam.

Pada peringatan HUT Sulsel tahun ini, Pemprov mengangkat tema “Bersatu SIPAKATAU dalam Era Baru Menuju Sulsel yang lebih baik”.

Dalam kesempatan tesebut, Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman menebar optimisme kebangkitan Sulsel di tengah pandemi Covid-19 yang memiliki banyak tantangan yang lebih.

Namun, kata dia, berkat sinergi dengan Forkopimda Sulsel dan bahu membahu dengan masyarakat, Sulsel dapat keluar dari puncak pandemi.

Ia menyebut, dirinya mengawali tugas sebagai Plt gubernur Sulsel, tantangan yang dihadapi adalah kondisi keuangan pemprov yang sedang dalam kondisi tidak baik.  Sebab, pemprov perlu menyelesaikan utang ke sejumlah pihak.

“Dalam waktu singkat dapat membalikkan keadaan. Tiga bulan pertama penyelesaian sistem utang-piutang. Forkopimda dengan sense of crisis melakukan pendampingan. Yang diprediksi menjadi masalah akhir tahun, tetapi dapat dilewati. Dengan membalikkan keadaan, Sulsel secara pasti, secara perlahan menuju lebih baik, slow but sure,” terangnya.

Sulsel melakukan perbaikan kondisi dengan baik secara perlahan. Pada triwulan pertama, ekonomi Sulsel tumbuh 7,66 persen setelah mengalami kontraksi 0,21 persen dan angka kemiskinan dapat ditekan sekitar 15 ribu jiwa di triwulan kedua.

Ketua DPRD Sulsel, Andi Ina Kartika Sari, menyebut paripurna ini merupakan upaya mengenang momentum sejarah terbentuknya Sulsel. Berakhirnya perang Makassar pada tahun 1669 menjadi awal bangkitnya kesadaran mengembalikan hubungan persaudaraan sebagai awal tahun peringatan.

“Mengenang sejarah sangat penting, karena sejarah adalah bagian dari daya ingat dalam memotivasi kecakapan,  kemampuan, kekuatan dan keteguhan dalam menjaga persatuan dan kesatuan demi keutuhan, kepaduan, kekokohan dan kejayaan bangsa dan negara yang kita cintai,” ujarnya.

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian dalam sambutannya mengatakan, Sulsel sebagai pintu masuk dan hub Kawasan Timur Indonesia memiliki potensi besar dalam berbagai sektor. Baik itu investasi, manufaktur, pariwisata, pertanian, dan jasa.

Komentar

News Feed