oleh

Empat Tahun, Lahirkan 103 Hafiz

*PPTQ Al Imam Al-Jazary

FAJAR, MAKASSAR – Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an (PPTQ) Al Imam Al-Jazary kukuhkan 103 santri pada wisuda periode pertama sejak empat tahun berdirinya.

Pesantren tahfiz ini murni khusus untuk penghafal Al-Qur’an. Sementara untuk pelajaran seperti Bahasa Arab dan Akidah Akhlak, dijadikan sebagai ekstrakurikuler. Pesantren yang didirikan pada September 2018 itu menetapkan lebih dari setengah jumlah santri sebagai wisudawan penghafal Al-Qur’an dengan jumlah hafalan yang berbeda-beda.

Ketua Humas Yayasan PPTQ Al Imam Al Jazary, St Wahidah mengatakan, wisudawan periode pertama ini telah memenuhi syarat dan berhak mengikuti wisuda. “Semua santri yang telah memenuhi target hafalan diikutkan dalam prosesi wisuda. Adapun jumlah hafalan mereka beraneka ragam, mulai dari satu sampai 30 juz,” pungkasnya.

St Wahidah menambahkan, bukan hanya hafalan, tetapi masa penghafalan para santri juga beragam. Ada yang satu tahun masa hafalan dan sudah diikutkan pada prosesi wisuda, dan ada juga yang sampai empat tahun. “Semua tergantung kemampuan para santri,” jelasnya.

Prosesi wisuda dipimpin langsung Pimpinan PPTQAl Imam Al Jazary, Al Hafizh H Muh Humaedi Hatta, SQ di Hotel Claro, Minggu, 24 Oktober. Prosesi ini menjadi salah satu bentuk apresiasi dan penghargaan kepada para santri.

Bahkan, setelah prosesi wisuda tersebut, para santri yang ingin melanjutkan hafalan diperbolehkan untuk tetap berada di pondok pesantren. PPTQ Al Imam Al Jazary juga memiliki santri/wati non mukim. Tetapi, tetap dengan jadwal penyetoran hafalan secara talaqqih kepada pengasuh.(fia-mil/dni)

Komentar

News Feed