oleh

Bendungan Karalloe Perkuat Sulsel sebagai Penyangga Pangan Nasional

FAJAR, MAKASSAR – Bendungan Karalloe kian memperkuat posisi Sulsel sebagai penyangga pangan nasional. Memacu sektor pertanian.

Bendungan yang berada di Kabupaten Gowa ini telah rampung. Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) direncanakan hadir melakukan peresmian, Selasa, 23 November. Bendungan Karalloe merupakan salah satu prioritas proyek infrastruktur nasional.

Beberapa sektor di Sulsel tentu akan terdampak. Salah satunya pertanian yang menjadi unggulan. Terutama di wilayah Kabupaten Jeneponto yang akan merasakan manfaat paling besar dari pengoperasian bendungan tersebut.

Menghabiskan anggaran Rp1,2 triliun lebih, bendungan ini dibangun sejak 2013 dan akhirnya tuntas tahun ini. Kapasitasnya 40,53 juta meter kubik yang akan mengaliri 7.004 hektare sawah di Jeneponto.

Plt Kadis Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Sulsel, Muhammad Firda mengatakan, Bendungan Karalloe akan mengairi 7.004 hektare sawah di Jeneponto. Dia memastikan produktivitas pertanian di Sulsel akan meningkat. Memperkuat posisi Sulsel sebagai penyangga pangan nasional.

“Produksi pertanian akan meningkat 43.659 ton per tahun dengan rata-rata produktivitas 5,67 ton,” ungkapnya, Minggu, 21 November. (Baca selengkapnya di Harian FAJAR edisi Senin, 22 November 2021). (dir/ful)

Komentar

News Feed